Breaking News

Saham Batu Bara Datangkan Cuan Besar, Hanya untuk Investor Pemberani

Bursa Efek Indonesia (BEI). (Ilustrasi/ net)


WELFARE.id-Saham batu bara masih menjanjikan di tengah fluktuasinya harga global. Saham-saham batu bara tetap masuk dalam kategori pilihan para investor, terutama yang mencari cuan dari dividen. 

Dengan strategi pembelian yang tepat, saham-saham ini bisa ditabung untuk passive income di masa mendatang. Ada beberapa saham batu bara yang bisa diandalkan dengan dividen jumbo di Bursa Efek Indonesia (BEI). 

Emiten ini populer di kalangan investor karena besaran dividen payout ratio dan nominal dividen per lembar yang menguntungkan. Saham batu bara dikenal sebagai lahan basah yang berisiko tinggi.

Pergerakan harganya yang berfluktuasi memungkinkan investor untuk mendapatkan capital gain dalam waktu yang relatif singkat. Namun jika pasar tengah lesu harga pun bakal turun relatif cepat pula. 

Perlu diingat pula, berinvestasi pada saham batu bara membutuhkan kesiapan mental yang lebih besar dibanding berinvestasi pada saham-saham sektor lain yang cenderung stabil, seperti perbankan dan non siklikal. Saat harga batu bara menghijau dan respon pasar positif, investor bakal melihat pertumbuhan capital gain yang fantastis. 

Sebaliknya, jika harga komoditas amblas dan pasar meresponnya secara negatif, investor pun mesti siap melihat penurunan gain yang cukup besar. Lantas apa saja saham batu bara dengan dividen jumbo yang bisa jadi pilihan? 


PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) 

Barangkali, ITMG adalah saham batu bara paling populer di kalangan investor. Tergolong sebagai saham premium, sebab emiten ini memiliki fundamental yang baik, dan secara nominal harganya pun tergolong mahal. 

ITMG diperdagangkan di level Rp29.000 per saham, akhir Agustus. Namun jika dilihat dari rasio price to book value (PBV), ITMG masih terbilang wajar, yakni hanya 1,22, dengan PE ratio 1,99. 

Terakhir kali ITMG membagikan dividen untuk tahun buku 2022 pada April 2023, dengan yield 36%. Nominal dividen final dan interim mencapai Rp10.544 per lembar saham. 


PT Mitrabara Adiperdana Tbk (MBAP) 

Selama lima tahun terakhir, MBAP rajin membagikan dividen dengan nominal yang cukup menguntungkan. Nominal dividen tertinggi terjadi pada tahun lalu, yakni Rp1.990 per lembar saham, dengan yield 37%. 

Pada 2022 dan 2021, MBAP membagikan dividen final dan interim masing-masing senilai Rp861 dan Rp473 per saham. Saat itu pandemi masih melanda perekonomian Indonesia, namun emiten ini tetap membagikan dividen dengan nominal jumbo. 


PT Bukit Asam Tbk (PTBA) 

PTBA termasuk salah satu saham batu bara yang kerap diperdagangkan, sekaligus sering dijadikan pilihan divident investing. Artinya, banyak investor memilih saham ini untuk dipegang dalam jangka panjang demi peluang passive income-nya. 

Setiap tahun PTBA juga rajin membagikan dividen. Untuk tahun buku 2022, PTBA membagikan dividen final dan interim senilai Rp1.094 per saham, dengan payout ratio 100%, dan yield 37,6%. 

Tahun lalu, PTBA memang membuat heboh para investor lantaran memberikan semua laba bersihnya kepada pemegang sahamnya sebagai dividen. Hari ini, PTBA diperdagangkan di level Rp2.870 per saham. 


PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) 

ADRO juga selalu membayarkan dividen selama lima tahun terakhir. Untuk tahun buku 2022, emiten milik Garibaldi Thohir ini membagikan dividen final dan interim senilai Rp492 per saham, dengan yield 18,29% dan payout ratio 59,93%. 

Dua tahun saat pandemi melanda, ADRO juga tetap membagikan dividen. ADRO juga sempat diperdagangkan di level Rp2.660 per lembar saham. 

ADRO masih termasuk saham ‘murah’, dengan skor rasio PBV 0,89 dan PE ratio 3,28. 


PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR)

BSSR rutin membagikan dividen selama lima tahun terakhir. Untuk tahun buku 2022, BSSR membagikan dividen final dan interim senilai Rp1.489 per lembar saham, dengan yield 36,41% dan payout ratio 138,4%. 

Saat pandemi mulai melanda pada 2020, BSSR malah membagikan dividen dengan nominal yang meningkat dari tahun buku 2019, yakni naik menjadi Rp222 dari Rp57,12. BSSR kini diperdagangkan di level Rp4.060 per saham. 

BSSR mencatatkan skor PBV 2,66 dan PE ratio sebesar 3,8. (tim redaksi)


#dividen

#sahambatubara

#cuanbatubara

#sahambatubarapilihan

#bursasaham

Tidak ada komentar