Breaking News

Pekan Ini, Batu Bara Berpotensi Kembali ke Zona Hijau Didorong Permintaan dari India

Batu bara. (Ilustrasi/ net)


WELFARE.id-Harga batu bara sepekan kemarin bergerak di zona hijau, tetapi masih dalam tren turun dan semakin menjauhi level psikologis USD160/ton. Melansir data Refinitiv, Senin (11/9/2023), saat perdagangan berakhir, Jumat (8/9/2023) lalu, harga komoditas batu bara (NCFmc2) ditutup di USD159,50/ton. 

Nilai ini melemah 0,72% secara harian. Akan tetapi, sejumlah pengamat masih optimistis, sepekan ke depan, batu bara masih berpotensi berada di zona hijau sebesar 0,31%.

Prediksi kenaikan itu, ditopang sentimen yang berasal dari India dan Tiongkok. Research and Development ICDX Girta Yoga mengatakan, bullish harga batu bara yang terjadi pekan lalu akan terus bertahan pada pekan ini. 

Pemicunya adalah negara importir utama Tiongkok saat ini dilanda banjir, sehingga berpotensi menggenjot permintaan dari luar Tiongkok. "Dalam situasi tersebut, Tiongkok harus mengandalkan pasokan batu bara impor,” jelas Yoga, melansir investorid, Senin (11/9/2023).

Situasi saat ini di India, lanjutnya, tengah dilanda cuaca kering ekstrem yang menyebabkan penurunan produksi energi air dan angin. Sehingga berdampak pada kekurangan pasokan listrik. 

Untuk mengantisipasi pemadaman listrik lebih lanjut, India akan mengimpor batu bara. "Pemerintah India juga mengisyaratkan meningkatkan pembelian gas alam sebagai sumber penghasil listrik,” ulasnya.

Ia menambahkan, sentimen lainnya yang akan menjadi penopang reli harga batu bara adalah kondisi di negara eksportir utama, yakni Australia dan Indonesia serta situasi pasar gas alam. Harga batu bara pada pekan ini diperkirakan akan bergerak pada resistance di kisaran harga USD170-USD185 per ton. 

Apabila mendapat katalis negatif, maka harga berpotensi turun menuju level support di kisaran harga USD150-USD135 per ton. Jika dilihat secara bulanan, hingga penutupan pekan kedua September, harga batu bara menguat 0,90%. 

Sedangkan secara year to date (ytd), hingga pekan kedua September, harga batu bara mengalami penurunan sebesar 59,54%. (tim redaksi)


#hargabatubara

#fluktuasihargabatubara

#batubara

#negaraeksportir

#importirutama

#sentimenpositif

#cuacaekstremdiindia

Tidak ada komentar