Breaking News

Mario Dandy Divonis 12 Tahun dan Bayar Restitusi Rp25 Miliar, Shane Lukas Dijatuhi Hukuman 5 Tahun

Kolase foto terdakwa penganiaya David Ozora, Mario Dandy dan Shane Lukas. (Istimewa/ net)


WELFARE.id-Sidang vonis penganiaya David Ozora, Mario Dandy Satrio dan rekannya Shane Lukas digelar berbarengan, berlangsung Kamis (7/9/2023) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Berdasarkan keputusan majelis hakim, terdakwa penganiayaan David Ozora, Mario Dandy, dijatuhi dengan hukuman penjara selama 12 tahun.

Tidak hanya itu, Mario Dandy juga dituntut untuk membayar biaya restitusi sebesar Rp25 miliar. "Mengadili, menyatakan terdakwa Mario Dandy Satriyo alias Dandy telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan berat dengan rencana terlebih dahulu," ujar Hakim Ketua Alimin Ribut Sujono.

"Menjatuhkan pidana penjara oleh karena itu kepada terdakwa Mario Dandy alias Dandy dengan pidana penjara selama 12 tahun," sebutnya. Ia melanjutkan, bahwa restitusi wajib dibayarkan kepada korban yakni David Ozora sebesar yang sudah ditetapkan.

"Membebankan, terdakwa Mario Dandy membayar restitusi kepada anak korban Christalino David Ozora sebesar Rp25 miliar," ucap hakim. Menerima vonis hakim itu, Mario Dandy mengungkapkan bahwa dirinya masih akan pikir-pikir dulu terkait pengajuan banding. 

Sehingga belum diketahui pasti apakah dirinya akan mengajukan banding atau tidak. "Saya akan pikir-pikir dulu (soal banding)," ujar Mario Dandy di ruang persidangan dengan kemeja putih dan celana hitam yang dikenakannya.

Sementara itu, kuasa hukum Mario Dandy, Andreas Nahot Silitonga berpendapat serupa. Andreas menyebut bahwa dirinya masih perlu berunding dengan Mario Dandy dan pihak keluarga terkait banding.

Andreas mengungkapkan bahwa dalam sepekan ke depan, dirinya akan tetap melakukan komunikasi dengan Mario Dandy, khususnya untuk menetapkan keputusan banding atau tidaknya. "Dalam tujuh hari ini, kami akan berkonsultasi terus dengan Mario terutama dan keluarganya, apakah akan menyikapinya dengan banding perbedaan-perbedaan pendapat itu. Masih pikir-pikir," ujar Andreas kepada wartawan, dijumpai usai sidang vonis.

Sedangkan rekan Mario Dandy, Shane Lukas divonis lebih ringan, hanya lima tahun penjara. "Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana selama lima tahun penjara, " kata Hakim Alimin.

Putusan hakim selaras dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut Shane Lukas dengan pidana penjara selama lima tahun. Dalam persidangan, majelis hakim memutuskan untuk tidak mengabulkan tuntutan JPU terkait pembayaran restitusi sebesar Rp120 miliar karena Shane Lukas dianggap bukan pelaku utama.

"Keadaan yang memberatkan terdakwa adalah keikutsertaan terdakwa yang turut merusak masa depan anak korban," kata Alimin. Sedangkan keadaan yang meringankan, menurut hakim, karena terdakwa sempat mencegah Mario agar tidak terjadi situasi yang lebih berat. (tim redaksi)


#sidangvonismariodandy

#sidangvonisshanelukas

#mariodandy

#shanelukas

#terdakwapenganiayadavidozora

#pengadilannegerijakartaselatan

#PNjaksel

Tidak ada komentar