Breaking News

KPK Panggil Ulang Dahlan Iskan Hari Ini, Terkait Perkara Dugaan Korupsi LNG Pertamina

Dahlan Iskan. (Istimewa/ net)

WELFARE.id-Dahlan Iskan dijadwalkan diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (14/9/2023) hari ini. Ini adalah pemanggilan keduanya, setelah sebelumnya Kamis pekan lalu tak bisa hadir memenuhi undangan tanpa alasan yang jelas.

Menteri BUMN periode 2011-2014 itu diperiksa sebagai saksi perkara dugaan korupsi pengadaan gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) di PT Pertamina tahun 2011-2014. "Betul, sesuai panggilan yang sudah disampaikan untuk hadir besok (hari ini, red), Kamis 14 September di Gedung KPK. Diperiksa sebagai saksi," kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada wartawan, dikutip Kamis (14/9/2023).

Belum diketahui materi yang akan digali penyidik KPK kepada Dahlan Iskan. Namun diduga keterangannya dibutuhkan untuk kasus dugaan korupsi pengadaan gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) di PT Pertamina tahun 2011-2014.

Beberapa waktu lalu, KPK sudah memeriksa sejumlah saksi, di antaranya mantan Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina Dwi Soetjipto, mantan Direktur Utama PT PLN (Persero) Nur Pamudji, Dewan Komisaris PT Pertamina 2010-2013 Evita Herawati Legowo, dan dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) Anny Ratnawati. Dalam pemeriksaan tersebut, KPK mengonfirmasi para saksi perihal proses transaksi jual beli dalam pengadaan LNG di PT Pertamina. 

Dalam pengusutan dugaan kasus korupsi gas alam cair atau LNG di PT Pertamina (Persero) tahun 2011-2014, KPK telah menggeledah kantor pusat PT Pertamina dan rumah kediaman pihak-pihak terkait perkara. Dari penggeledahan ini, KPK mengamankan barang bukti dokumen terkait perkara.

"Terkait dengan penggeledahan, memang benar. Kemudian kami juga melakukan upaya penggeledahan di beberapa lokasi, termasuk juga tempat tinggal dari pihak-pihak yang terkait perkara ini sudah kami lakukan penggeledahan. Sejauh ini kami dapatkan beberapa dokumen terkait dengan perkara ini," kata Ali Sabtu (25/6/2022) lalu, dikutip Rabu (13/9/2023).

Terkait kasus yang sama, KPK mencegah empat orang untuk bepergian ke luar negeri selama enam bulan. Mereka adalah eks Direktur Utama PT Pertamina Karen Agustiawan, eks Direktur Gas dan Energi Baru Terbarukan Pertamina Yenni Andayani, eks Direktur Gas Pertamina Hari Karyuliarto, dan anak kedua Karen bernama Dimas Mohamad Aulia. (tim redaksi)


#kasusdugaankorupsiLNG

#PTpertamina

#dahlaniskandiperiksaKPK

#KPK

#penggeledahan

#barangbukti

#cekal

Tidak ada komentar