Breaking News

Kendaraan Diatas 3 Tahun Wajib Uji Emisi, Intip Tips Ini Sebelum Lakukan Pengujian

Uji emisi kendaraan. (Ilustrasi/ net)


WELFARE.id-Uji emisi kendaraan tengah digaungkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta untuk program "Langit Biru". Kini, karena desakan mengatasi polusi di Jakarta yang makin parah, uji emisi tak lagi sekedar imbauan, tapi bisa berujung sanksi berupa denda uang. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Asep Kuswanto mengatakan, kendaraan bermotor berusia di atas tiga tahun wajib melakukan uji emisi. "Rata-rata garansi servis kendaraan baru di setiap bengkel resmi itu kan tiga tahun. Nah, kami imbau khusus untuk uji emisi lebih dari itu," kata Asep melalui keterangan tertulis, dikutip Jumat (8/9/2023).

Ia menyampaikan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berupaya memperluas jangkauan layanan uji emisi bagi warga Jakarta. Salah satu langkah yang dilakukan yakni berkolaborasi bersama produsen otomotif roda empat dan roda dua untuk memasifkan layanan uji emisi.

"Sesuai arahan Pak Pj Gubernur, saya minta semua pihak, khususnya produsen otomotif untuk membantu pemerintah dalam memperluas jangkauan masyarakat dalam melaksanakan uji emisi. Mungkin menggratiskan uji emisi pada layanan purna jual atau servis berkala bisa menjadi opsi," ujarnya.

Asep berharap pelaksanaan uji emisi bisa dijangkau dengan luas oleh seluruh warga Jakarta sesegera mungkin. "Secepatnya harus bisa dilaksanakan agar kualitas udara di Jakarta makin membaik," tegasnya.

PT Astra International Tbk pun menyambut baik langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperluas jangkauan uji emisi. Astra turut melakukan uji emisi untuk kendaraan roda empat dan roda dua di 45 jaringan bengkel milik Astra.

Chief of Corporate Affairs Astra, Riza Deliansyah mengatakan bahwa pihaknya siap membantu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memasifkan uji emisi. "Kami turut mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam mendukung pemerintah mengurangi dampak cuaca ekstrem yang terjadi di DKI Jakarta. Semoga usaha bersama ini memberikan dampak baik bagi kehidupan masyarakat dan lingkungan sekitar," imbaunya.

Riza mengaku siap memfasilitasi uji emisi secara gratis untuk kendaraan para pelanggan di sejumlah bengkel diler Astra yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta, mulai 4 September hingga 31 Desember 2023. "Ada 45 bengkel diler Astra yang terintegrasi dengan DLH DKI Jakarta, tersebar di sejumlah titik, yang dapat melayani uji emisi kendaraan pelanggan Astra secara gratis, dengan melakukan reservasi terlebih dahulu," bebernya.

Lokasi uji emisi gratis tersebut, lanjut Riza, tersebar di bengkel Auto2000, Astra Daihatsu, Astra Isuzu, Astra UD Trucks, Astra Peugeot, BMW Astra, Lexus, dan Astra Motor. Selain itu, terdapat tiga outlet Astra Otoservice dan dua outlet Shop dan Drive yang juga siap melayani pelanggannya untuk uji emisi kendaraan secara gratis.


Tips Lolos Uji Emisi


Berikut ini tips lulus uji emisi kendaraan:

1. Mobil Bensin (di bawah 2007)

Kadar karbondioksida (CO2): Harus memenuhi standar 3%

Hydrocarbon: 700 ppm. 


2. Mobil Bensin (di atas 2007)

Kadar karbondioksida (CO2): 1,5%

Hydrocarbon: 200 ppm.


3. Mobil diesel (di bawah 2007)

Mobil mesin diesel dengan pembuatan di bawah tahun 2007 dan berbobot kurang dari 3,5 ton, harus memenuhi:

 Kadar timbalnya: 50%. 

 Mobil diesel berbobot di atas 3,5 ton

Kadar timbalnya: 60%. 

 

4. Mobil diesel (di atas 2010) 

Mobil diesel dengan tahun pembuatan 2010 dan berbobot kurang dari 3,5 ton:

 Kadar timbal sebesar 40%. 

Mobil diesel yang memiliki bobot lebih dari 3,5 ton:

Kadar timbalnya: 50%.


5. Sepeda Motor

Sepeda Motor 2 tak (di bawah 2010)

 Kadar CO2: di bawah 4,5% 

HC: 12.000 ppm. 

 Sepeda Motor 4 tak (di bawah 2010)

 Kadar karbondioksida tertinggi 5,5% dengan HC 2.400 ppm. 

 Sepeda Motor 2 tak dan 4 tak (di atas 2010):

 Kadar CO maksimal 4,5%

Kadar HC 2.000 ppm


Sebelum melakukan uji emisi ada beberapa tips yang bisa dilakukan mulai dari membersihkan filter, memastikan kondisi busi dan koil dalam kondisi bagus. Berikut tips lengkapnya:

 1. Ganti Oli Mesin 

 Penting untuk secara berkala mengganti oli mesin. Ini karena oli yang rusak bisa merembes ke ruang bakar sehingga ikut terbakar dan meningkatkan ampas sisa pembakaran. 

 2. Bersihkan Filter Udara Mesin

 Filter udara ini berpengaruh pada angka Hidrokarbon (Hydrocarbon /HC) karena itu penting untuk ruting membersihkan filter udara mesin. Filter yang kotor dapat menghambat aliran udara masuk ke ruang bakar mesin sehingga membuat angka HC semakin tinggi.

 3. Busi dan Koil dalam Kondisi Bagus

 Kondisi busi dan koil yang bagus membuat proses pembakaran di dalam ruang bakar berjalan dengan baik. Ini membuat campuran udara dan bensin akan terbakar sempurna dan tidak meninggalkan jejak residu yang dapat membuat kendaraan tidak lulus uji emisi.

 4. Gunakan Bensin Sesuai Rekomendasi

 Bahan bakar yang tidak sesuai rekomendasi pabrikan, khususnya dengan nilai oktan lebih rendah, akan membuat mesin kesulitan melakukan proses pembakaran dengan baik. Alhasil, gas sisa pembakaran menjadi lebih kotor dan performa mesin ikut turun.

 5. Uji Emisi di Bengkel Resmi

 Uji emisi sudah bagian dari tahapan servis berkala, bengkel tidak memungut biaya uji emisi gas buang alias gratis. Tapi, jika kamu ingin melakukannya secara mandiri tanpa servis berkala, ada biaya sebesar Rp162.000 (termasuk PPN dan cetak sertifikat). (tim redaksi)


#ujiemisikendaraan

#layananujiemisigratis

#tipslolosujiemisi

#DLHDKIjakarta

#layanangratisujiemisiastra

#ujiemisi

#polusiudara

#kualitasudarajakarta

Tidak ada komentar