Breaking News

Jokowi Tunjuk 10 Pj Gubernur yang Dilantik Hanya 9, Mendagri: Satu Lagi Menyusul

Tangkapan layar momen pelantikan 9 penjabat (pj) gubernur yang baru saja dilantik Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Selasa (5/9/2023). (Istimewa/ YouTube Tribun Pontianak)


WELFARE.id-Sebanyak 10 penjabat (pj) gubernur yang ditunjuk Presiden Jokowi dilantik Selasa (5/9/2023) pagi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menunjuk 10 nama untuk menjadi Penjabat (Pj) Gubernur. 

Namun, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karavian hanya melantik sembilan orang. Nama Lalu Gita Ariandi yang ditunjuk sebagai Pj Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak dilantik hari ini. 

Menurut Tito, Gubernur NTB Zulkieflimansyah baru akan purna tugas pada 19 September 2023 sehingga pelantikannya akan dilakukan setelah masa jabatannya berakhir. "Satu lagi itu NTB, itu tanggal 19 (September), baru berakhir, masa dilantik hari ini? Itu namanya mengurangi hak dari pejabat lama yang berakhir 19 (September)," kata Tito di Kantor Kemendagri RI, Jakarta Pusat, Selasa (5/9/2023).

"Nanti NTB dilantiknya setelah selesai masa jabatan, jadi akan nyusul sendirian. Jadi, sekarang sembilan hari ini," sambungnya.

Pelantikan tersebut sesuai dengan Keppres 74/P/2023 tentang pengangkatan penjabat gubernur. Berikut daftar pj gubernur yang ditunjuk Jokowi dan dilantik Tito, Selasa pagi: 

1. Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin 

2. Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana 

3. Pj Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya 

4. Pj Gubernur Sumatera Utara Hasanudin 

5. Pj Gubernur Papua Ridwan Rumasukun 

6. Pj Gubernur NTT Ayodhia Kalake 

7. Pj Gubernur Kalimantan Barat Harrison Azroi 

8. Pj Gubernur Sulawesi Selatan Bachtiar Baharuddin 

9. Pj Gubernur Sulawesi Tenggara Andap Budhi Revianto

10. Pj Gubernur NTB Lalu Gita Ariandi (dilantik menyusul 19 September 2023)

Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang turut hadir dalam pelantikan tersebut merasa yakin, Bey Machmudin bisa meneruskan prestasi Jabar dan meneruskan program pembangunannya. "Berarti Pak Presiden mendengarkan aspirasi masyarakat. Aspirasinya kan datang dari usulan dewan (DPRD Jabar)," katanya, dikutip Selasa (5/9/2023). 

DPRD Jabar sebelumnya mengusulkan tiga nama Penjabat Gubernur Jabar untuk menggantikan Ridwan Kamil yang akan habis masa jabatannya pada 5 September 2023. Tiga nama yang diusulkan adalah Asep N Mulyana (Dirjen Perundang-undangan Kemenkumham), Keri Lestari (Dirut Institut Pembangunan Unpad), dan Bey Triadi Machmudin (Deputi Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden). 

"Alhamdulillah, yang diputuskan Presiden tidak keluar dari tiga nama yang diusulkan Dewan. Ini menandakan Pak Jokowi sangat bijak menampung aspirasi masyarakat Jabar," pujinya. 

Kang Emil, sapaan akrabnya menyebut, saat ini Jabar dalam kondisi baik di berbagai sektor. Artinya penggantinya nanti tinggal melanjutkan saja tanpa perlu mengubah banyak hal kecuali ada gagasan baru. 

"Jabar sedang dalam kondisi sangat baik tinggal digas saja, jangan mengubah banyak hal kecuali ada gagasan baru," harapnya. Dari sisi birokrasi, Kang Emil mengatakan bahwa ASN dan sistem birokrasi Pemda Provinsi Jabar saat ini merupakan yang terbaik di Indonesia. 

Ia optimistis bila prestasi Jabar bisa terus dipertahankan, maka Jabar akan tetap juara, termasuk mempertahankan kondusivitas tahun politik 2024. "Yakin kalau dipertahankan akan membawa Jabar tetap juara dan mudah-mudahan 2024 terus kondusif," ucapnya. 

Namun demikian, ada beberapa catatan yang dititipkan Kang Emil kepada Bey Machmudin, di antaranya penguatan transportasi publik dan pengaspalan jalan yang sudah dianggarkan sampai akhir tahun 2024. "PR-nya penguatan transportasi publik dan saya titip pengaspalan jalan yang sudah kami anggarkan semaksimal mungkin sehingga akhir 2024 infrastruktur harus sudah lebih baik. Selamat kepada Pak Bey," tuntas Kang Emil. (tim redaksi)


#pelantikanpjgubernur

#sembilanpjgubernurdilantikhariini

#menteridalamnegeri

#mendagri

#titokarnavian

#ridwankamil

#pjgubernurditunjukjokowi

#presidenjokowidodo

Tidak ada komentar