Breaking News

Muktamar Sufi Internasional 2023 Resmi Dibuka, Presiden Jokowi: Penting bagi Indonesia sebagai Contoh Islam Moderat

Habib Luthfi bin Ali bin Yahya didampingi pimpinan Forkopimda Kota Pekalongan memimpin Kirab Merah Putih dan Parade Alutsista dalam rangka memeriahkan Muktamar Sufi Internasional di Kota Pekalongan, Senin (28/8/2023). (Istimewa/ Dok.Radar Pekalongan)


WELFARE.id-Muktamar Sufi Internasional 2023 resmi dibuka Selasa (29/8/2023). Rangkaian kegiatan gelaran acara di Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng) tersebut sudah dimulai sejak Senin (28/8/2023) hingga ditutup pada Kamis (31/8/2023) nanti.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pembukaan Muktamar Sufi Internasional tahun 2023 di Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa (29/8/2023) hari ini. Jokowi mengatakan, pelaksanaan Muktamar tersebut sangat penting bagi Indonesia. 

Ia berharap, acara bertaraf internasional itu bisa membuat Indonesia semakin dikenal sebagai contoh Islam moderat. "Pelaksanaan Muktamar ini sangat penting bagi Indonesia akan membuat Indonesia semakin dikenal sebagai contoh Islam moderat. Akan meningkatkan kepercayaan dunia terhadap Indonesia dan membuat kita semakin diperhitungkan," ujar Jokowi dalam sambutannya, diikuti dari YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (29/8/2023). 

Ia juga mengatakan, acara itu membuktikan Islam Indonesia, kata Jokowi, tidak lagi berada di pinggiran. "Membuktikan bahwa Islam Indonesia tidak lagi berada lagi di pinggiran tetapi punya peran yang sangat strategis berkontribusi untuk membangun peradaban dunia yang damai dan harmonis," jelasnya. 

Muktamar ini, kata Jokowi, mengejawantahkan nilai-nilai luhur tasawuf thoriqoh, mendekatkan tasawuf dan thoriqoh kepada negara masing-masing. Jokowi meyakini nilai-nilai luhur budaya nusantara seperti saling menghargai, ramah tamah, sopan santun, guyub, dan kearifan-kearifan bangsa lainnya akan sepenuhnya mewarnai Mukmatar tersebut. 

"Mari kita terus merawat kerukunan merawat toleransi menolak ujaran kebencian, menolak fitnah dan hoaks terus berzikir, dan mendoakan persatuan dan keselamatan bangsa dan negara yang kita cintai ini," ajaknya. Kepala Negara juga berharap, Muktamar Sufi Internasional tahun 2023 dapat memberikan inspirasi dan teladan bagi dunia Islam. 

"Terakhir saya mengharapkan Mukmatar ini akan menjadi inspirasi dan teladan bagi dunia Islam. Menuntun umat Islam ke arah perbaikan dan kebaikan. Memberikan solusi di tengah krisis kemanusiaan yang saat ini tengah melanda dunia," tutupnya.


Menhan Jadi Ketua Panitia Muktamar Sufi Internasional 2023


Sementara itu, disela-sela kegiatan, Habib Muhammad Luthfi bin Yahya atau Habib Luthfi menjelaskan alasan ditunjuknya Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebagai Ketua Panitia Pusat Muktamar Sufi Internasional 2023. Penunjukan ini berkaitan dengan acara Multaqo Sufi Internasional yang digelar hari ini.

Kesepakatan Al Ulama Tasawuf ini dibacakan langsung oleh Habib Luthfi dalam acara The International Sufi Conference, Selasa (29/8/2023). "Al Ulama Tasawuf Il Alami telah memberikan kepercayaan kepada Pemerintah Republik Indonesia dan para ulamanya, dari itu terbentuklah kepanitiaan sepakat terpilih, ketua umum adalah Bapak Menteri Pertahanan Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto beserta jajaran kepanitiaannya," kata Habib Luthfi saat pembukaan Multaqo Sufi Al-Alami Il seperti disiarkan YouTube World Sufi Assembly, dikutip Selasa (29/8/2023).

Habib Luthfi menyampaikan, penunjukan Menteri Pertahanan Prabowo bukan sesuatu yang baru. Dia menyebut Menteri Pertahanan sebelumnya, Jenderal Ryamizard Ryacudu, juga pernah menjadi ketua umum pada World Sufi Assembly yang lalu.

"Bekerja sama dengan pemerintah melalui Departemen Pertahanan bukan suatu hal yang baru. Dari semenjak Menteri Pertahanan Bapak Jenderal Ryamizard Ryacudu pada waktu yang lalu dan dilanjutkan Bapak Menteri Pertahanan sekarang, Bapak Letnan Jenderal Prabowo Subianto," ucapnya.

Ia menekankan, penunjukan ini sebagai langkah untuk memperkokoh pertahanan dan ketahanan nasional. "Semuanya tidak lain untuk menunjukkan bahwa pemerintah, ulama, TNI, Polri, tidak bisa dipisah-pisahkan, dari itu akan menambah memperkokoh pertahanan dan ketahanan nasional," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor Kota Pekalongan M Sholeh mengatakan telah berkoordinasi bersama dengan personal keamanan TNI dan Polri untuk bersama-sama Satgas Ormas Kepemudaan untuk berpartisipasi menjadi keamanan selama acara berlangsung. Sebab, kegiatan itu juga dihadiri delegasi dari dalam maupun luar negeri.

"Untuk kelancaran dan pengamanan kegiatan selama berlangsung, kami bersama komponen keamanan yakni TNI, Polri, dan Satgas ormas kepemudaan akan menerjunkan personel sesuai kebutuhan di lapangan. Ansor pihaknya akan bekerja sama dengan kabupaten lain di sekitar Pekalongan akan menerjunkan 1.500 personel dari wilayah Pekalongan, Batang, dan Pemalang," ucapnya.

Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Banser Kota Pekalongan Zainal Abidin menjelaskan, ada beberapa titik obyek pengamanan antara lain tempat pembukaan dan penutupan acara di Sahid Convention Center, Hotel Santika, Hotel Howard Jhonson (eks Horison), dan Gedung Aswaja. Menurutnya, perhelatan Muktamar Sufi Internasional harus mendapat pengamanan ekstra. 

Pasalnya, kehadiran ulama sufi dari luar negeri adalah tercatat sebagai tamu negara, sehingga para tamu harus merasa aman dan nyaman selama mengikuti acara. "Yang tidak kalah pentingnya adalah kehadiran Presiden RI dan Wakil Presiden RI di acara yang dihelat Rais Aam Jamiyah Ahlit Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyah (Jatman) Habib Luthfi bin Yahya harus dipastikan aman," tuntasnya. (tim redaksi)


#muktamarsufiinternasional2023

#muktamarsufiinternasionaldipekalongan

#presidenjokowidodo

#habibluthfibinyahya

#tamudelegasiluarnegeri

#islammoderat

#pemudaansor

#banserpekalongan

#menteripertahanan

#prabowosubianto

Tidak ada komentar