Breaking News

Kemarau Bikin Savana di Bromo Tengger Kering, Vegetasi di Blok Oro-Oro Ombo Terbakar

Kebakaran lahan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) pada 2018 lalu. (Ilustrasi/ Antara)


WELFARE.id-Kondisi kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dalam cuaca panas seperti saat ini sangat rentan terjadi kebakaran hutan. Hal itu disebabkan cuaca sangat kering dampak dari musim kemarau. 

Apalagi, sebagian savana telah mengering akibat embun upas beberapa waktu lalu. Tak heran, jika kebakaran hutan kembali terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Kebakaran terjadi sejak 17 Agustus 2023 lalu. 

Karena kerentanan tinggi itu, petugas tak bosan mengimbau para pendaki, agar berhati-hati dan tak membuat api di dalam kawasan taman nasional. Asap mengepul dari kejauhan.

Tak ingin kebakaran meluas, tim gabungan terdiri dari petugas dibantu relawan dan masyarakat setempat berusaha memadamkan kebakaran tersebut. Balai Besar TNBTS dalam keterangan resmi, dikutip Senin (21/8/2023) menyebutkan, titik api kebakaran Gunung Semeru terpantau ada di blok Oro-oro Ombo di bawah puncak Mahameru. 

Vegetasi yang terbakar berupa alang-alang, semak, dan sebagian pohon cemara gunung. Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar TNBTS Septi Eka Wardhani, mengatakan, kemarin pihaknya telah menerjunkan tim kedua untuk membantu tim pertama melakukan pemadaman kebakaran.

"Tim itu akan memperkuat tim pertama dalam upaya pengendalian kebakaran,” ucapnya. Tim pertama sudah bergerak sejak Sabtu dan sudah membuat jalur batas khusus agar kebakaran tidak semakin meluas.

Sebab, kebakaran itu dikhawatirkan bisa merembet ke Pangonan Cilik Ranu Kumbolo. Sejauh ini, upaya menghalangi jalur api berhasil mengendalikan kebakaran.

Tim gabungan terus berusaha mencegah kebakaran Gunung Semeru tak meluas. Yakni melakukan pendinginan agar memastikan api benar-benar padam di kawasan Oro-oro Ombo serta cek lapangan dan pemadaman di lokasi titik api di sekitar Jambangan dan Keling.

Petugas Balai Besar TNBTS belum bisa memastikan penyebab utama kebakaran tersebut. Serta belum bisa memperkirakan luas area hutan di kawasan taman nasional yang terbakar selama beberapa hari ini.

“Tim kami masih dalam proses mengidentifikasi di lapangan,” tutupnya. (tim redaksi)


#gunungbromotenggersemerukebakaran

#TNBTS

#tamannasionalbromotenggersemeru

#savana

#musimkemarau

#alangalang

#kebakaran

Tidak ada komentar