Breaking News

Gibran Pasang Badan, Benteng Vastenburg yang Disita Kejari Jakpus Boleh Digunakan Warga Solo

Benteng Vastenburg di Solo, Jawa Tengah. ( Istimewa/ net)


WELFARE.id-Sita aset milik terpidana korupsi asuransi Jiwasraya dan Asabri, Benny Tjokro oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Kejari Jakpus) berupa sebuah cagar budaya di Solo, Jawa Tengah menyisakan kebingungan. Pasalnya, Benteng Vastenburg memiliki fungsi publik sebagai cagar budaya dan lokasi kegiatan masyarakat.

Sejumlah event, baik itu kecil dan besar pernah digelar di kawasan tersebut. Semenjak disita, pihak penyelenggara acara pun bingung, harus meminta izin penggunaan kawasan itu kepada siapa.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memastikan, proses hukum sita eksekusi kawasan Benteng Vastenburg tidak akan mengganggu fungsi publik kawasan tersebut. Ia juga menegaskan event-event tetap bisa digelar di kawasan tersebut.

 "Ya sudah diikuti saja prosesnya. Kepada masyarakat, penggunaan Vastenburg sebagai public space, tempat-tempat event akan berjalan seperti biasa. Tenang saja," ucapnya kepada wartawan, dikutip Rabu (2/8/2023).

 Ia menegaskan, Pemkot Solo segera mengurus administrasi terkait hal itu. Di sisi lain, ia menunjukkan adanya niat bagi Pemkot Solo untuk mengakuisisi kawasan Benteng Vastenbug yang menjadi objek sita eksekusi itu.

Namun, ia belum mau blak-blakan tentang rencana tersebut. Putra pertama Presiden Joko Widodo itu hanya memastikan, bakal bersurat ke Kejari Solo untuk fungsi kawasan Benteng Vastenburg sebagai public space.

 "Kami akan segera bersurat (ke Kejari) untuk itu. Saya sudah koordinasi juga, dilalui saja semua prosesnya. (Teknis akuisisi?) Akan bersurat dulu, ditunggu saja. Intinya ini biar berproses semua dulu, mau dilelang atau dihibahkan, kita lalui saja prosesnya," bebernya.

 Sementara itu, terkait izin penggunaan kawasan Benteng Vastenburg untuk penyelenggaraan event ke depan, diperoleh dari Kejari Solo. "Nanti yang mau mengadakan event di sana, surat izinnya ditujukan ke kami (Pemkot Solo). Nanti kami bantu untuk ke Kejari Solo," janjinya.

Sebelumnya, Komisi I DPRD Solo mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mengamankan pengelolaan lima sertifikat HGB (hak guna bangunan) di kawasan Benteng Vastenburg yang disita Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat terkait kasus korupsi asuransi Jiwasraya Benny Tjokrosaputro. Hal ini karena kawasan tersebut sering digunakan untuk penyelenggaraan berbagai event, baik pemkot maupun masyarakat.

Usulan tersebut terungkap dalam rapat kerja Komisi I DPRD Solo bersama Badan Pengelolaan Aset dan Keunganan (BPKAD) Kota Solo dan Badan Pertanaan Nasional (BPN) Kota Solo di kantor DPRD setempat, belum lama ini. Dalam kesempatan tersebut, BPKAD memastikan sudah berkoordinasi dengan kejaksaan bahwa lima HGB atau lima petak lahan yang disita Kejari Jakarta Pusat masih bisa digunakan dengan mengajukan pemberitahuan terlebih dahulu.

"Ternyata masih bisa digunakan atau dimanfaatkan untuk kegiatan seperti yang dijelaskan tadi oleh BPKAD. Sekarang kan informasinya masih bisa digunakan atas permintaan pemkot,” terang Ketua Komisi I DPRD Solo Suharsono, dikutip Rabu (2/8/2023).

Pihaknya juga mendorong Pemkot Solo mengakusisi petak lahan tersebut. Mengingat penyitaan harta benda yang berkaitan dengan perkara tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT Jiwasraya (Persero) atas nama terpidana Benny Tjokro ini akan disertai proses lelang aset oleh pihak Kejaksaan Agung RI.

"Ada dua stategi pengajuan permohonan, yakni melalui permohonan hibah atau mekanisme hak pemakaian. Kalau hibah dari pemerintah dalam hal ini kejaksaan dihibahkan ke pemerintah kota. Tapi kalau jalan permohonan kita memohonkan HGB hak pakai melalui BPN. Makanya kami mendorong bagian aset dan BPN untuk bersinergi,” paparnya.

Sementara itu, Kepala BPN Solo Tensa Nurdiyadi juga telah memastikan, bangunan Benteng Vastenburg tidak termasuk aset yang disita. Demikian juga dengan dua aset Pemkot Solo yakni mal pelayanan publik (MPP) dan Galabo. 

Lima bidang tanah yang disita kejari yakni di sebelah utara, selatan, tengah, dan sebelah timur Benteng Vastenburg. "Bangunan benteng itu kan milik Kementerian Pertahanan/ TNI. Jadi kalau tanah yang bagian tengah itu hanya lahannya saja. Aset pemerintah juga di luar dari lima HGB yang disita itu. Khusus untuk tanah yang disita ini, HGB-nya habis pada 2012,” bebernya.

Ia menambahkan, kawasan Benteng Vastenburg yang luasnya mencapai 56.788 meter persegi itu terdiri dari 10 HGB. Dari 10 HGB, tiga di antaranya dipegang oleh pemerintah, satu HGB dipegang kementerian pertahanan dan dua lainnya dipegang oleh Pemkot Solo. 

Sementara tujuh lainnya dipegang oleh swasta, baik atas nama perseroan terbatas atau perseorangan. Terkait usulan dari komisi I, Pemkot Solo belum bisa memutuskan langkah selanjutnya.

"Sejak awal kan pemkot berharap Benteng Vastenburg ini menjadi milik pemerintah kan. Memang prosesnya memang terkendala beberapa penguasaan tanah itu. Kami belum tahu setelah ini bagaimana kebijakan dari pimpinan,” jawab Kepala BPKAD Solo Budi Murtono.

 Sebelumnya, Kejari Jakpus mendatangi Kota Solo dan memantek papan pengumuman penyitaan tanah dan bangunandi lahan yang terdapat bangunan Benteng Vasternburg Solo. Papan pengumuman berwarna pink tersebut terlihat mulai terpasang di lahan tersebut sejak Rabu (26/7/2023).

 Papan berlogo Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat itu bertuliskan, ‘Tanah dan Bangunan Ini Beserta Isinya Telah Disita Eksekusi oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat dan akan Dilelang Oleh PPA Kejaksaan Agung RI berdasarakan Putusan Kejaksaan Agung RI Nomo 2937 K/Pid.Sus/2021 tanggal 24 Agustus 2021. Surat Perintah Pencarian Harta Benda Milik Terpidana (P-48A) Nomor : Print-734/M.1.10/Fu 1/09/2021 Tanggal 29 September 2021. Berdasarkan keterangan papan pengumuman tersebut, lahan dan bangunan disita dalam perkara tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT Asuransi Jiwasraya (Persero) atas nama terpidana Benny Tjokrosaputro. (tim redaksi)


#asetdisita

#bennytjokro

#bennytjokrosaputro

#terpidanakorupsiasabri

#terpidanakorupsiasuransijiwasraya

#bentengvastenburg

#walikotasolo

#hibahaset

#cagarbudaya

Tidak ada komentar