Breaking News

Cegah Covid Varian Eris Meluas, Singapura Stok Vaksin Terbaru

Virus covid. (Ilustrasi/ net)


WELFARE.id-Covid varian Eris menjadi perbincangan lagi belakangan ini. Kementerian Kesehatan (MOH) Singapura  terus memastikan stok vaksin COVID-19 terbaru tersedia untuk merespons munculnya varian baru EG.5 atau disebut varian Eris dari Amerika Serikat.

"Kementerian kesehatan akan terus memantau perkembangan vaksin dengan cermat dan memastikan ketersediaan vaksin terbaru di Singapura jika dinilai sesuai dengan situasi lokal,” demikian penjelasan MOH Singapura, melansir The Straits Times, Sabtu (19/8/2023).

Vaksin penguat (booster) COVID-19 baru, diharapkan tersedia di AS pada bulan September untuk mengatasi varian tersebut. Vaksin ini dirancang untuk menargetkan varian XBB.1.5, subvarian dari Omicron.

EG.5 mirip dengan XBB.1.5 meskipun subvarian yang lebih baru membawa satu mutasi pada protein lonjakannya. Suntikan vaksin penguat masih perlu disahkan oleh Food and Drug Administration AS dan direkomendasikan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), varian Eris atau EG.5 telah ditemukan di lebih dari 50 negara pada 8 Agustus. Ini merupakan subvarian COVID-19 yang paling umum dan cepat menginfeksi di AS.

Diperkirakan, varian Eris bertanggung jawab menjadi penyebab sekitar 17 persen kasus COVID-19 di AS saat ini. Awal bulan ini, MOH mengatakan, sekitar 18 persen dari kasus COVID-19 baru-baru ini di Singapura terinfeksi subvarian EG.5 Omicron.

WHO telah mengklasifikasikan varian Eris EG.5, sebagai varian yang diperhatikan, yang menunjukkan bahwa itu harus diawasi lebih dekat daripada yang lain karena mutasi yang mungkin membuatnya lebih menular atau parah. 


Covid di Indonesia


Hingga Sabtu (19/8/2023), kasus aktif di Indonesia akibat virus corona COVID-19 di Indonesia sebanyak 4.886 orang. Dengan jumlah tersebut, dari angka yang terbesar ke angka terkecil, Worldometer menempatkan Indonesia di urutan ke-23 di Asia. 

Urutan ini masih bertahan di posisi yang sama dalam sepekan terakhir. Terhadap statistik global, kasus aktif COVID-19 di Asia adalah 36,55 persen dari total kasus di seluruh negara.

Sementara itu, di urutan teratas dengan kasus aktif tertinggi di Asia adalah Vietnam. Negara ini mencatatkan kasus aktif COVID-19 sebanyak 938, 77 ribu orang. 

Kemudian, Korea Selatan ada di urutan kedua, dengan kasus aktif COVID-19 sebanyak 695, 74 ribu orang. Singapura ada di urutan ketiga. 

Negara ini mencatatkan kasus aktif COVID-19 sebanyak 385, 64 ribu orang. Sementara itu di kawasan Asia Tenggara, Indonesia berada di urutan enam. 

Menyusul berikutnya dari jumlah yang terbesar yakni Vietnam dengan 938,77 ribu orang berada di urutan pertama, Singapura dengan 385,64 ribu orang berada di urutan kedua, Brunei dengan 66.399 orang berada di urutan ketiga, Thailand dengan 28.681 orang berada di urutan keempat dan Malaysia dengan 12.601 orang berada di urutan kelima. (tim redaksi)


#covid

#COVID19

#kasusaktif

#covidvarianeris

#singapura

#asiatenggara

Tidak ada komentar