Breaking News

Baru 2 Hari Jadi Warga Cipacing, Terduga Perakit Senpi Rakitan Ditangkap Densus 88

Senjata rakitan. (Ilustrasi/ net)


WELFARE.id-Detasemen Khusus (Densus) 88 menangkap seseorang yang diduga pembuat senjata api (senpi) ilegal di Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Hal tersebut mengagetkan warga sekitar.

Warga berinisial TTR ditangkap Densus 88 Antiteror dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya. TTR ditangkap karena diduga berperan sebagai perakit senjata api ilegal.

Menurut warga yang juga Ketua Koperasi Senapan Angin Cipacing Cucu Suryaman, TTR ditangkap Sabtu (19/8/2023). Sejumlah barang di dalam rumah pun dibawa oleh petugas kepolisian, di antaranya bahan baku pembuat senapan, dan mesin pembubut.

Terduga pelaku yang ditangkap tersebut bukan merupakan warga asli Cipacing. TTR tinggal di rumah tersebut baru dua hari. Cucu juga menyebut, TTR tidak tergabung dalam Koperasi Paguyuban Perajin Senapan Angin. 

Sedangkan dari catatan pihak kepolisian, TTR merupakan residivis penjual senjata api rakitan yang sebelumnya pernah ditangkap tim Resmob Polda Metro. "Kemarin itu ada penangkapan sekitar pukul 02.00 WIB. Kebetulan yang ngontraknya di rumah ini baru dua hari, jadi warga baru. Kalau perajin di sini pembinaannya dari kepolisian, tapi kalau warga yang satu ini lewat online, itu sulit untuk diawasi," kata Cucu, dikutip Senin (21/8/2023).

Sementara itu, lanjutnya, dari tangan pelaku, tim Densus 88 mengamankan sejumlah barang bukti senjata api rakitan.


Komitmen Perajin Senjata Cipacing


Diketahui, Desa Cipacing merupakan sentra perajin senapan angin, serta mendapat pemantauan ketat Mabes Polri. Sejumlah koperasi menaungi para perajin tersebut.

Di antaranya, Koperasi Cipacing Mandiri, Koperasi Binakarya, dan Koperasi Galumpit Jaya. Puluhan perajin senapan angin di Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang tahun lalu sudah berkomitmen untuk tidak akan membuat senjata api rakitan secara ilegal.

Pernyataan untuk tidak membuat senjata api rakitan secara ilegal tersebut dilakukan dengan cara deklarasi bersama pada 26 Maret 2022. Deklarasi yang dilakukan oleh puluhan mantan perajin senjata api rakitan tersebut dipimpin oleh Ketua Koperasi Cipacing Mandiri, Cucu Suryaman.

Isi deklarasi bahwa mantan perajin senapan angin yang tergabung dalam Koperasi Cipacing Mandiri sepakat untuk tidak melakukan kegiatan yang melanggar hukum. Selain itu, mereka juga sepakat untuk menjaga kamtibmas agar aman dan kondusif.

Deklarasi yang dilakukan mantan perajin senjata api rakitan secara ilegal tersebut menyusul telah dilaksanakan pembinaan oleh Polda Jawa Barat. "Kami akan taat hukum dan hanya membuat senapan angin sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku," tegas Cucu, kala itu.

Menurutnya, pembinaan yang dilakukan oleh Polda Jawa Barat sangat positif bagi keberlangsungan industri senapan angin Cipacing. Saat ini, lanjutnya, perajin senjata api rakitan jumlahnya sudah jauh sangat menurun dibanding sebelum dilakukan pembinaan. 

"Perajin sangat antusias mendapatkan pembinaan. Apalagi kami juga mendapat wawasan hukum mengenai senjata api rakitan," akunya. (tim redaksi)


#densus88antiteror

#detasemen88

#perajinsenjataangin

#desacipacingsumedang

#jawabarat

#densus88tangkappembuatsenjataapirakitan

Tidak ada komentar