Breaking News

2030, Potensi Startup Mampu Dorong Ekonomi Digital RI ke Angka USD315 Miliar

Perusahaan rintisan. (Ilustrasi/ net)


WELFARE.id-Perusahaan rintisan atau startup di Indonesia terus bertumbuh. Jika melihat data terkini, setidaknya 2.492 startup lahir di republik ini hingga 10 Mei 2023.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, berdasarkan data dari Startup Ranking, Indonesia menjadi negara nomor enam dengan jumlah perusahaan rintisan atau startup terbanyak di dunia. "Indonesia memiliki 2.492 startup per 10 Mei 2023. Jumlah ini menjadi terbesar ke-6 di dunia," ungkap Luhut dalam acara Road to Indonesia Startup Ecosystem Summit 2023 yang dipantau secara daring, Jumat (11/8/2023).

Luhut menyebut Indonesia hanya kalah dari Amerika Serikat, India, Inggris, Kanada, dan Australia. Posisi Indonesia berada di atas Jerman dan Prancis yang berturut-turut menempati posisi ke-7 dan ke-8 dunia. 

"Kita boleh bangga dengan startup Indonesia yang menempati posisi ke-6, hal ini tidak terlepas dari penetrasi internet yang telah terjangkau 76,8% penduduk Indonesia," imbuhnya. Berbekal penetrasi tersebut, Luhut juga mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo meyakini bahwa startup Indonesia dapat terus tumbuh dan berperan menjadi pemain utama di Asia. 

Sementara itu, Presiden Joko Widodo atau Jokowi optimistis, perusahaan rintisan atau startup Indonesia terus tumbuh dan menjadi pemain utama di Asia. Pertumbuhan tersebut diyakini mampu mendorong nilai ekonomi digital senilai USD130 miliar pada 2025 dan USD315 miliar pada 2030.

"Dan saya yakin angka ini bisa lebih," sebutnya. Dengan potensi yang ada, Luhut menambahkan, startup perlu mendapat dukungan pemerintah. 

Maka itu, pemerintah mendorong pemberdayaan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan startup untuk melahirkan lebih banyak unicorn dan decacorn. Carannya, lanjut dia, melalui pemetaan, inkubasi, pendampingan, akses permodalan, hingga akses pasar. (tim redaksi)


#UMKM

#startup

#perusahaanrintisan

#unicorn

#decacorn

#inkubasibisnis

#menkomarves

#luhutbinsarpandjaitan

Tidak ada komentar