Breaking News

Sidang Banding Ditolak, Teddy Minahasa Tetap Divonis Seumur Hidup

Teddy Minahasa, mantan Kapolda Sumbar yang menjadi terpidana kasus penjualan narkoba sitaan. (Istimewa/ antara)


WELFARE.id-Upaya banding yang dilakukan mantan Kapolda Sumatera Barat Teddy Minahasa gagal. Hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menolak banding Teddy Minahasa.

Pengadilan Tinggi justru mengukuhkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat yang menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup bagi Teddy Minahasa. Mantan jenderal bintang dua itu dijatuhi hukuman seumur hidup karena terbukti mendalangi penjualan barang bukti narkoba di kepolisian.

Sidang banding dimulai sekitar pukul 11.20 WIB, lebih lambat hampir dua jam dari jadwal seharusnya pukul 09.30 WIB. Terpidana Teddy Minahasa juga tak nampak hadir dalam sidang putusan itu, termasuk kuasa hukumnya.

Putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang menolak banding Teddy Minahasa dibacakan hakim Sirande Palayukan. "Menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Barat no 96 Tipsus 2023/PN Jakarta Barat 9 Mei 2023," ujar Sirande saat membacakan putusan banding di Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta, Kamis (6/7/2023).

"Menetapkan terdakwa tetap dalam tahanan, membebankan terdakwa untuk membayar perkara untuk tingkat pengadilan dan tingkat banding sejumlah Rp5.000," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya,  pada tingkat pertama, Teddy divonis seumur hidup penjara. Teddy dinyatakan bersalah dalam kasus narkoba, yakni menukar barang bukti sabu dengan tawas.

"Mengadili, menyatakan Terdakwa Teddy Minahasa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana," kata hakim ketua Jon Sarman Saragih saat membacakan amar putusan di PN Jakbar, Selasa (9/5/2023).

"Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa Teddy Minahasa dengan pidana penjara seumur hidup," imbuhnya. Saat itu majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat menjelaskan sejumlah hal memberatkan dalam vonis seumur hidup Teddy Minahasa. 

Hakim mengatakan Teddy tidak mengakui perbuatannya dan berbelit-belit saat memberikan keterangan di persidangan. Teddy Minahasa dinyatakan bersalah melanggar Pasal 114 ayat 2 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (tim redaksi)


#sidangbandingteddyminahasa

#mantankapoldasumbar

#teddyminahasa

#kasuspenjualanbarangbuktinarkoba

#teddyminahasa

#sidangbandingditolak

Tidak ada komentar