Breaking News

Rupiah Betah "Ditindas", Dolar AS Perkasa Tembus Rp15.000 Sepekan

Dolar AS.  (Ilustrasi/ net)

 WELFARE.id-Dolar Amerika Serikat (USD) terus perkasa sepekan ini. Nilai tukar USD terhadap rupiah Jumat (21/7/2023) tadi pagi juga mendominasi di atas level Rp15.000.

Tak kuasa melawan dolar Amerika Serikat (AS), rupiah ditutup di zona negatif, kemarin. Ambruknya rupiah disebabkan inflasi Jepang yang naik dan klaim pengangguran AS yang masih panas.

Berdasarkan data dari Rupiah melemah 0,23% terhadap dolar AS ke posisi Rp15.020/USD1. Dalam sepekan, Rupiah melemah 0,43%. 

Mengutip data RTI, Jumat (21/7/2023), dolar AS pagi ini tercatat menguat 45 poin atau turun 0,30% ke level Rp15.026. Dolar AS berada di level tertingginya pada Rp15.026 dan terendahnya Rp14.975.

Meski begitu, secara bulanan dolar AS masih menguat 0,24%. Namun jika dilihat dari awal tahun dolar AS masih melemah -3,5%. Dolar AS hari ini bervariasi menghadapi mata uang dunia lainnya. Dolar AS paling besar menguat terhadap baht Thailand 0,5%, won Korea 0,78% hingga doolar Taiwan 0,28%. 

Namun dolar AS melemah terhadap Yuan (Tiongkok), Euro, Pound sterling hingga dolar Singapura. Sementara Rupiah melemah terhadap mayoritas mata uang dunia. 

Rupiah melemah paling besar terhadap pound sterling -0,41%, yuan -0,43%, hingga dolar Hong Kong -0,31%. Rupiah hanya menguat terhadap won Korea, ringgit Malaysia, baht Thailand, dan dolar Taiwan.

Faktor eksternal diprediksi menjadi penyebab utama melemahnya nilai mata uang Garuda di tengah derasnya dana asing ke dalam negeri. Rupiah juga tetap melemah meskipun aliran modal asing tetap kencang melalui investasi langsung. (tim redaksi)


#posisidolarASterhadaprupiah

#posisirupiahterhadapdolarAS

#rupiahkembalimelemah

#nilaitukarrupiahterhadapdolarAS

#penyebabfaktoreksternal

Tidak ada komentar