Breaking News

Rafael Alun Tolak Bayar Restitusi Rp120 Miliar di Kasus Penganiayaan David Ozora, Mario Dandy Terancam Vonis Maksimal

 

Tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi Rafael Alun Trisambodo yang juga ayah terdakwa Mario Dandy Satrio yang tengah menjalani sidang akibat penganiayaan terhadap David Ozora. (Istimewa)


WELFARE.id-Rafael Alun Trisambodo (RAT) menolak membayar restitusi Rp120 miliar kepada David Ozora yang menjadi korban penganiayaan anaknya, Mario Dandy Satrio. Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menilai, itu menjadi bukti tidak adanya itikad baik dari Rafael Alun dan keluarganya.

"Ini bentuk lepas tangan Rafael Alun atas perbuatan pidana yang didakwakan kepada anaknya," kata Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu dalam keterangan pers, dikutip Jumat (28/7/2023). Edwin mengatakan, penolakan Rafael Alun untuk membayar restitusi atas perbuatan anaknya itu dapat menjadi pertimbangan jaksa penuntut umum untuk memaksimalkan tuntutan pidana terhadap Mario Dandy Satrio (MDS).

"Selain itu, jaksa dan hakim dapat melakukan upaya paksa sita eksekusi terhadap aset milik MDS maupun RAT untuk membayar restitusi," imbaunya. Ia menyebut, putusan sita paksa eksekusi terhadap aset terdakwa jika tidak dapat membayar restitusi tetap dimungkinkan. 

Ini dapat dilihat dalam putusan hakim atas perkara terhadap anak sebelumnya. "Seperti pada Putusan PT Bandung: 58/PID.SUS/2023/PT.BDG tanggal 21 Februari 2023, atau Putusan PN Majalengka Nomor: 213/Pid.Sus/2022/PN Mjl," rincinya.

Edwin juga menilai, hakim dapat membebankan subsider pengganti restitusi, berupa kurungan apabila harta tidak ada atau kurang untuk pembayaran restitusi; atau pencabutan hak-hak narapidana selama terpidana tidak membayar restitusi tersebut. "Jadi dalam beberapa putusan restitusi, hakim telah menerapkan sita eksekusi bahkan memutuskan nilai (restitusi) lebih tinggi dibandingkan hasil penilaian kerugian yang disampaikan LPSK," bebernya.

Selain itu, ia juga menegaskan, restitusi merupakan kewajiban pelaku/ pihak ketiga untuk membayar kerugian yang ditimbulkan kepada korbannya akibat tindak pidana. Sebab hukuman pidana terhadap pelaku tidak berkonsekuensi terhadap pemulihan (kerugian) yang dialami korban. 

"Karena itu, restitusi menjadi kewajiban pelaku untuk membayar," imbuhnya lagi. Sementara itu, ayah Cristalino David Ozora, Yonathan Latumahina, tak mempersoalkan jika ayah Mario Dandy Satriyo, Rafael Alun Trisambodo menolak membayar restitusi akibat ulah anaknya. 

Bagi Yonathan, itu adalah hak Rafael sebagai orang tua. "Itu hak dia," kata Yonathan kepada wartawan, dikutip Jumat (28/7/2023). 

Pihaknya tidak mempersoalkan apabila tidak menerima restitusi dari Mario Dandy. Sebab, ada konsekuensi hukum lainnya yang harus ditanggung Dandy. 

"Silakan tidak penuhi restitusi, tapi harus ganti dengan kurungan," tegasnya. (tim redaksi)


#mariodandysatrio

#rafaelaluntrisambodo

#bayarrestitusi

#rafaeltolakbayarrestitusi

#kasuspenganiayaandavidozora

#mariodandy

#LPSK


Tidak ada komentar