Breaking News

Produksi Batu Bara India Melemah, Dongkrak Harga karena Tingginya Permintaan

 
Batu bara. (Ilustrasi/ net)


WELFARE.id-Harga batu bara terus menguat pekan ini. Pada perdagangan Kamis (20/7/2023) kemarin, harga batu bara kembali mengalami kenaikan. 

Kenaikan itu didorong oleh tersendatnya upaya India untuk meningkatkan produksi batu bara guna memenuhi permintaan energi yang semakin meningkat. Harga batu bara Newcastle untuk kontrak berjangka Juli 2023 stagnan di level USD132 per ton. 

Namun, kontrak berjangka Agustus 2023 naik sebesar USD1,60 menjadi USD140 per ton. Sementara itu, kontrak berjangka September 2023 menguat USD1,80 menjadi USD141,95 per ton.

Untuk harga batu bara Rotterdam untuk kontrak berjangka Juli 2023 naik sebesar USD1,75 menjadi USD109,75. Kontrak berjangka Agustus 2023 juga mengalami kenaikan sebesar USD5,60 menjadi USD111,6. 

Sedangkan kontrak berjangka September 2023 naik USD5,85 menjadi USD111,35. Melansir Reuters, Jumat (21/7/2023), upaya India untuk meningkatkan produksi batu bara menghadapi penghalang.

Salah satunya, karena keengganan bank untuk membiayai tambang yang baru dilelang. Seorang pejabat kementerian batu bara India menyatakan, bahwa dari 87 tambang yang dilelang kepada perusahaan swasta dalam tiga tahun terakhir sebagai bagian dari rencana swasembada energi India yang disebut "Unleashing Coal", hanya empat tambang yang berhasil beroperasi. 

Sementara sisanya masih menunggu pembiayaan. Hal tersebut telah menjadi perbincangan antara pejabat batu bara dan eksekutif perbankan di produsen batu bara terbesar kedua di dunia tersebut. 

Mereka membahas masalah ini dalam pertemuan Juni yang diminta oleh pemerintah sebagai bagian dari upaya untuk mengatasi kebuntuan pendanaan di sektor batu bara. (tim redaksi)


#produsenbatubara

#produksibatubara

#hargabatubara

#batubara

#hargabatubaramenguat

Tidak ada komentar