Breaking News

Kabinet PM Lee Hsien Loong Tersandung Skandal Korupsi, Goncangan Hebat bagi Singapura

 
PM Singapura Lee Hsien Loong. (Istimewa/ net)


WELFARE.id-Kabinet PM Singapura Lee Hsien Loong yang biasanya adem ayem, kini tengah terseret skandal korupsi. Menteri Transportasi Singapura S Iswaran dilaporkan terlibat dalam kasus korupsi yang saat ini sedang ditangani oleh Biro Investigasi Praktik Korupsi Singapura. 

Melansir cnbccom, Kamis (13/7/2023), PM Lee mengaku telah meminta Iswaran untuk mengambil cuti hingga proses penyelidikan selesai. Ia juga menunjuk Menteri Senior Negara Bagian Chee Hong Tat, sebagai pengganti sementara dalam posisi tersebut.

"Saya telah menginstruksikan Menteri Iswaran untuk mengambil cuti sampai penyelidikan ini selesai," tegasnya. Skandal korupsi yang melibatkan seorang menteri menjadi pukulan bagi Singapura, yang telah lama membangun reputasi sebagai negara yang tegas dalam menangani praktik korupsi. 

Kejadian ini juga menimbulkan pertanyaan tentang transparansi dan akuntabilitas di tingkat kepemimpinan pemerintahan. Apalagi, korupsi di Singapura jarang terjadi. 

Singapura, termasuk negara yang memberi gaji para menterinya tertinggi di dunia. Negara kota di Asia Tenggara ini bahkan menempati peringkat kelima dalam Indeks Persepsi Korupsi terbaru dari Transparency International. 

Menurut data yang diambil dari situs resmi Public Service Division, Kamis (13/7/2023), gaji bulanan para menteri di Singapura dimulai dari SGD46.750 atau setara dengan Rp526 juta. Hal ini menghasilkan gaji tahunan sebesar SGD935.000 (Rp10,5 miliar). 

Dengan rincian, SGD607.750 (Rp6,8 miliar) sebagai gaji tetap dan sisanya merupakan bonus yang bervariasi. Pada 2012, saat terakhir kali penyesuaian gaji menteri dilakukan, gaji bulanan pada tingkat tolok ukur adalah SGD55.000 atau sekitar Rp620 juta, yang berarti gaji tahunan mencapai SGD1.100.000 dolar (Rp12 miliar). 

Dari jumlah tersebut, SGD715.000 (Rp8 miliar) merupakan gaji tetap, sementara sisanya adalah variabel. Tingkat gaji untuk menteri tingkat pemula didasarkan pada pendapatan rata-rata dari 1.000 warga negara Singapura dengan penghasilan tertinggi, dengan diskon 40% untuk mencerminkan "etos layanan politik". (tim redaksi)


#skandalkorupsidisingapura

#PMsingapura

#leehsienloong

#skandalkorupsidikabinetsingapura

#menteritransportasisingapura

#iswaran

#korupsi

Tidak ada komentar