Breaking News

Harga Saham Emiten Batu Bara Terpantau Menguat, Sinergi dengan Kenaikan Harga Jual Global

Hasil batu bara. (Ilustrasi/ net)

WELFARE.id-Harga saham emiten sektor batu bara terus bergerak menguat dalam beberapa hari terakhir. Penguatan tersebut sejalan dengan kenaikan rata-rata harga jual batu bara dalam dua pekan terakhir.

Namun, apakah penguatan harga batu bara tersebut akan berlanjut? Menurut Analis Trimegah Sekuritas Willinoy Sitorus dan Alpinus Dewangga mengatakan, harga jual batu bara bergerak stabil dalam kisaran USD145 per ton dalam satu bulan terakhir setelah anjlok mencapai 63% sepanjang tahun ini.

"Kecil kemungkinan penurunan harga batu bara lebih lanjut, bahkan menjelang kuartal IV-2024, harga batu bara diprediksi cenderung meningkat,” terang analis Trimegah Sekuritas Willinoy Sitorus dan Alpinus Dewangga dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, melansir investorid, Senin (31/7/2023).

Terbatasnya risiko penurunan harga batu bara dipengaruhi sejumlah faktor. Seperti tarif pengangkutan lebih tinggi membuat perdagangan batu bara makin sulit. 

Peningkatan harga juga didukung impor Tiongkok cenderung stabil di tengah listrik tenaga air di negara tersebut menurun. Penguatan harga batu bara juga didukung atas potensi ketidakseimbangan ketersediaan gas selama musim dingin tahun ini, apabila konsumsi gas di Eropa kembali pulih seperti tahun 2021. 

Selain itu, harga batu bara berjangka kini berada di contangi, yaitu momentum harga akan tetap positif. Tak hanya itu, Trimegah Sekuritas menyebutkan, transisi menuju energi bersih bisa menjadi justifikasi terhadap terhadap harga jual batu bara tetap tinggi.

"Kami meyakini bahwa harga jual batu bara akan tetap berada di atas harga rata-rata tahun 2017-2019,” terangnya. Harga jual batu bara yang lebih tinggi tersebut, terang dia, didukung faktor suplai batu bara telah mencapai puncaknya tahun ini dan volume mulai tren turun. 

Permintaan batu bara juga mulai menunjukkan peningkatan, seperti di Tiongkok. Harga jual juga didukung prediksi bahwa harga minyak mulai meningkat.

Dengan berbagai faktor tersebut, saham-saham sektor batu bara mulai layak dilirik dengan pilihan teratas saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) direkomendasikan beli dengan target harga Rp27.875. Trimegah Sekuritas juga merekomendasikan beli saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), dan PT United Tractors Tbk (UNTR). 

Adapun saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan PT Indika Energy Tbk (INDY) dipertahankan rekomendasi netral. (tim redaksi)


#sahamemitenbatubara

#batubara

#hargabatubara

#tambangbatubara

#analissaham

#hargajualbatubara

Tidak ada komentar