Breaking News

Dito Ariotedjo Kantongi Harta Rp282 Miliar, Setengahnya Hadiah dari Mertua

 
Menpora Dito Ariotedjo. (Istimewa/ Antara)


WELFARE.id-Masyarakat dibuat kaget dengan harta yang dimiliki Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo. Usianya masih muda, tapi memiliki harta kekayaan yang luar biasa, mencapai angka Rp162 miliar.

Hal itu terungkap dari hasil Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) miliknya. Menteri termuda di kabinet Jokowi itu diketahui memiliki empat rumah dan satu mobil senilai Rp162 miliar yang tertera di  miliknya merupakan hadiah dari orang tua. 

Kekayaan Dito yang berasal dari hadiah itu terdiri dari empat rumah dan satu mobil. Berikut ini rincian aset Dito yang hasil hadiah.

1. Tanah dan Bangunan seluas 3.623 m2/2.828 m2 di Jakarta Timur seharga Rp114.193.000.000

2. Tanah dan Bangunan seluas 488 m2/236 m2, tidak diketahui kawasannya seharga Rp10.000.000.000

3. Tanah dan Bangunan seluas 346,65 m2/346.65 m2 di Jakarta Pusat seharga Rp17.350.000.000

4. Tanah dan Bangunan seluas 382,13 m2/382.13 m2 di Jakarta Selatan, seharga Rp20.052.355.600

5. Mobil Toyota Alphard 2,5 G tahun 2019 seharga Rp900.000.000


Jika ditotal, kelima aset Dito dari hadiah itu bernilai Rp 162.495.355.600 (Rp162,49 miliar). Angka itu lebih dari setengah kekayaan Dito yang dilaporkan ke LHKPN, yakni Rp282 miliar.

Dito mengaku, kelima aset hadiah itu diberikan oleh orang tua istrinya kepada istrinya. "Hadiah empat aset rumah itu merupakan pemberian orang tua istri saya ke istri," ungkapnya, dikutip Sabtu (22/7/2023).

Mertua Dito Ariotedjo diketahui bernama Fuad Hasan Masyhur. Selain seorang pengusaha, Fuad dikenal sebagai politikus Partai Golkar.

"Dalam LHKPN laporannya itu, pasangan digabung dan mungkin perlu diketahui memang ayah mertua saya mungkin dikenal sebagai pengusaha nasional," terang Dito. Ia juga menyinggung latar belakangnya yang tidak pernah menjadi penyelenggara negara. 

Ia mengaku bersama istrinya tidak pernah menghitung jumlah harta miliknya baik berupa aset atau hasil hadiah. "Saya dan istri sebelumnya belum pernah menjadi penyelenggara negara, orang tua pun background-nya sebagai pengusaha dan profesional. Namun, di pengujung karier, ayah kandung saya memang sempat mengabdikan diri sebagai Direksi BUMN. Selama ini, saya dan istri memang tidak pernah menghitung jumlah harta, baik itu hadiah, aset perusahaan, dan lainnya," bebernya.

Selain itu, Dito mengakui, aset berlabel hadiah yang tertera di LHKPN miliknya menuai polemik. Hal itu merujuk pada nilai yang fantastis dan usianya yang tergolong muda bagi seorang penyelenggara negara.

"Ini menjadi ramai mungkin karena fantastis angkanya dan saya masih muda. Namun kita kan tidak bisa milih lahir dari mana," ujar Dito.

Lebih lanjut, pria yang akrab dengan presenter Raffi Ahmad itu meyakini, tidak ada masalah dari pelaporan harta kekayaannya. Ia mengaku telah menyerahkan semua bukti hartanya saat melaporkan LHKPN ke KPK.

"Sebelumnya, istri saya memang banyak menerima hadiah dari orang tuanya. Kalau di-input ke LHKPN, semua akta dan asal-usulnya jelas dan kita berusaha jujur dalam laporannya. Jika KPK membutuhkan klarifikasi lebih lanjut, saya siap," tegasnya.

Tak hanya menerima bukti-bukti, KPK juga melakukan penelusuran harta dan aset Dito. "Katanya hadiah isinya sebagian besar, ya sedang kita lihat hadiahnya dari siapa, dalam bentuk apa, kapan. Itu yang sedang kita lihat sekarang," kata Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan, dikutip Sabtu (22/7/2023).

Pahala mengatakan, tim Direktorat LHKPN KPK masih mempelajari LHKPN milik Dito Ariotedjo. Hasil penelusuran itu akan dilaporkan ke pimpinan KPK.

"Yang jelas, kalau ada bukti saya laporan dulu sama juragan saya, sama pimpinan. Kan selalu paparan LHKPN dua minggu sekali. Kalau diperintahkan masuk lidik (penyelidikan), masuk," ujar Pahala. (tim redaksi)


#ditoariotedjo

#menpora

#menteripemudadanolahraga

#hartahadiah

#LHKPN

#KPK

Tidak ada komentar