Breaking News

Bernilai Seni Tinggi, Deretan Lukisan Ini Jadi yang Termahal di Dunia

Lukisan berjudul "Nafea Faa Ipoipo?" atau "When Will You Marry?" karya Paul Gauguin masuk deretan lukisan termahal di dunia karena terjual Rp2,9 triliun pada 2015. (Istimewa)


 WELFARE.id-Karya seni lukis tak lekang dimakan zaman. Meski zaman berubah, karya seni akan tetap memiliki daya tarik bagi peminatnya. 

Tak hanya sebagai koleksi, lukisan atau karya seni lain juga bernilai investasi tinggi. Jadi, jangan kaget, jika deretan lukisan berikut ini, karya maestro lukis dunia, laku hingga triliunan rupiah. 

Dirangkum dari berbagai sumber dan mengutip laman wealthygorilla, Selasa (11/7/2023), berikut daftar lukisan termahal di dunia:


1. Salvator Mundi oleh Leonardo da Vinci

Salvator Mundi, lukisan Yesus Kristus yang dianggap sebagai salah satu karya terhebat Leonardo da Vinci, memegang rekor sebagai lukisan termahal di dunia dan belum tergoyahkan hingga hari ini. Ditemukan kembali pada tahun 2005, lukisan ini terjual dalam lelang pada tahun 2017 dengan harga luar biasa USD450,3 juta atau setara Rp6,9 triliun.

Lukisan tersebut, menggambarkan Yesus Kristus yang sedang memegang orbe kristal dan dilukis oleh Leonardo da Vinci pada sekitar tahun 1500. Sebelum dijual pada lelang tersebut, lukisan ini telah dipamerkan di beberapa museum dan galeri seni selama beberapa tahun.

Ada beberapa faktor yang membuat lukisan "Salvator Mundi" oleh Leonardo da Vinci menjadi lukisan termahal di dunia, di antaranya adalah:

- Keunikannya: Lukisan ini dianggap unik dan langka karena hanya ada beberapa lukisan karya Leonardo da Vinci yang masih ada hingga saat ini. Selain itu, lukisan ini adalah satu-satunya lukisan karya Leonardo da Vinci yang masih berada di tangan swasta.

- Sejarahnya: Lukisan ini memiliki sejarah yang panjang dan menarik, termasuk cerita keberadaannya yang hilang selama beberapa abad sebelum akhirnya ditemukan kembali pada 2005. Lukisan ini juga pernah dimiliki oleh beberapa raja dan bangsawan terkenal sebelum akhirnya menjadi milik kolektor swasta.

- Kualitas lukisan: Lukisan "Salvator Mundi" diyakini sebagai salah satu karya terbaik dari Leonardo da Vinci karena kehalusan dan keindahan detail yang terdapat di dalamnya, serta kemampuan seniman tersebut dalam menggambarkan ekspresi wajah Yesus Kristus.

- Kontroversi: Sebelum dijual pada lelang, lukisan ini sempat menjadi bahan perdebatan dan kontroversi di antara para ahli seni karena beberapa ahli meragukan keaslian lukisan tersebut. Kontroversi ini mungkin menambah nilai dan minat terhadap lukisan ini.

- Kombinasi dari faktor-faktor tersebut membuat lukisan "Salvator Mundi" menjadi sangat langka dan diminati oleh kolektor dan peminat seni di seluruh dunia, sehingga memecahkan rekor sebagai lukisan termahal yang pernah terjual dalam sejarah seni.


2. Interchange oleh Willem de Kooning

Interchange, karya abstrak yang dibuat oleh seniman Amerika Serikat Willem de Kooning pada 1955, merupakan salah satu lukisan paling mahal di dunia. Pada 2015, lukisan ini terjual dengan harga USD300 juta atau setara Rp4,2 triliun. Harga tersebut ditutup lewat transaksi swasta antara kolektor seni terkemuka bernama Kenneth C Griffin dan pemilik sebelumnya, Elaine Wynn.

Lukisan ini memiliki ukuran 2,4 meter x 1,8 meter dan dianggap sebagai salah satu karya terbaik dari de Kooning. "Interchange" dipajang di Museum of Modern Art di New York selama beberapa tahun sebelum akhirnya dijual pada  2015 dengan harga yang sangat tinggi. Lukisan ini memiliki ciri khas gaya ekspresionisme abstrak dengan goresan kuat dan warna-warna cerah yang memikat.


3. The Card Players oleh Paul Cézanne

"The Card Players" adalah serangkaian lukisan karya seniman Prancis Paul Cézanne yang terkenal. Salah satu versi dari seri tersebut terjual pada 2011 dengan harga mencapai USD250 juta atau setara Rp3,5 triliun dalam sebuah transaksi swasta antara Qatar Museums dan pemilik sebelumnya, George Embiricos. 

"The Card Players" adalah serangkaian lima lukisan yang dilukis oleh Cézanne antara tahun 1890-1895 dan menggambarkan sekelompok petani yang sedang bermain kartu. Lukisan yang dijual tersebut dianggap sebagai salah satu dari dua lukisan yang tersisa dari seri tersebut dan merupakan lukisan yang paling lengkap dan terbesar dari seri tersebut. 

Lukisan ini diakui sebagai karya seni yang sangat penting dalam sejarah seni modern dan merupakan salah satu karya paling terkenal dari Cézanne. Lukisan ini memiliki gaya yang unik dan sangat dikenal karena penggunaan warna yang kaya dan bentuk yang kuat.


4. Nafea Faa Ipoipo? atau When Will You Marry oleh Paul Gauguin

Lukisan ini, yang juga dikenal dengan judul "When Will You Marry?", adalah karya impresionis terkenal Paul Gauguin. Pada 2015, lukisan ini terjual dengan harga USD210 juta atau setara Rp2,9 triliun. Lukisan ini dijual secara pribadi dengan harga sekitar USD300 juta kepada seorang kolektor swasta, menjadikannya sebagai salah satu lukisan termahal yang pernah terjual dalam sejarah seni.

Lukisan ini dilukis oleh Gauguin pada tahun 1892 saat ia tinggal di Tahiti dan menggambarkan seorang wanita Polinesia yang sedang duduk di antara beberapa pohon buah-buahan. Lukisan ini dikenal karena penggunaan warna yang kaya dan cerah serta bentuk-bentuk yang sederhana namun menarik.

"Nafea Faa Ipoipo" adalah salah satu dari beberapa lukisan Gauguin yang tersisa dan merupakan karya seni yang sangat penting dalam sejarah seni modern. Lukisan ini sebelumnya dimiliki oleh keluarga Swiss selama lebih dari 90 tahun sebelum akhirnya dijual pada tahun 2015.


5. No. 6 (Violet, Green and Red) oleh Mark Rothko

Lukisan abstrak ekspresionis karya Mark Rothko, No. 6 (Violet, Green and Red), terjual dalam lelang pada tahun 2014 dengan harga mencapai USD186,4 juta atau setara Rp2,6 triliun. No. 6 (Violet, Green and Red) adalah lukisan karya seniman ekspresionis abstrak Latvia-Amerika Mark Rothko yang dilukis pada 1951. 

Sama dengan karya-karya Rothko lainnya dari periode ini, No. 6 terdiri dari hamparan besar warna yang digambarkan oleh nuansa yang tidak merata dan kabur. Ia banyak menghasilkan karya lukis indah dengan mengedepankan warna horisontal yang dilukis pada kanvas besar. 

Lukisan itu diberi nama ambigu untuk membiarkan pemirsa menafsirkan emosi di balik pekerjaan. Banyak kritikus menunjukkan bahwa warna agak gelap di bagian atas melambangkan depresi Mark Rothko sendiri. Seperti kebanyakan karya seni Rothko, lukisan No. 6 (Violet, Green and Red) menggabungkan adanya ukuran materi dan penggunaan kuat warna.


6. Les Femmes d'Alger oleh Pablo Picasso

Lukisan kubisme ikonik Pablo Picasso, Les Femmes d'Alger, terjual pada2015 dengan harga mencapai USD179,4 juta atau setara Rp2,36 triliun. Les Femmes d'Alger (bahasa Inggris: Women of Algiers) adalah sebuah seri yang terdiri dari 15 lukisan dan sejumlah gambar karya seniman Spanyol Pablo Picasso. 

Seri yang dibuat pada tahun 1954-1955 ini terinspirasi oleh lukisan Eugène Delacroix pada tahun 1834 berjudul "The Women of Algiers in their Apartment" (bahasa Prancis: Femmes d'Alger dans leur appartement). Seri ini adalah salah satu dari beberapa lukisan yang dilukis oleh Picasso sebagai penghormatan kepada seniman yang ia kagumi.


7. Number 17A oleh Jackson Pollock

"Number 17A" adalah sebuah lukisan abstrak karya seniman Amerika, Jackson Pollock. Pada 2016, lukisan ini dijual secara pribadi dengan harga sekitar USD200 juta kepada seorang kolektor swasta, menjadikannya sebagai salah satu lukisan termahal yang pernah terjual dalam sejarah seni.

Lukisan ini dilukis oleh Pollock pada 1948 dan terkenal karena penggunaan teknik drippings yang dianggap sebagai ciri khas dari karya seni Pollock. Teknik ini melibatkan meneteskan dan memercikkan cat ke atas kanvas untuk menciptakan goresan-goresan dan pola yang unik.

"Number 17A" adalah salah satu dari serangkaian karya seni Pollock yang sangat penting dalam sejarah seni modern dan menjadi ikon dari gerakan ekspresionisme abstrak di Amerika Serikat. Lukisan ini sebelumnya dimiliki oleh seorang kolektor swasta di Swiss sebelum akhirnya dijual pada 2016 dengan harga yang sangat tinggi. (tim redaksi)


#daftarlukisantermahaldidunia

#deretanlukisantermahaldidunia

#lukisankaryamaestrolukisdunia

#leonardodavinci

#jacksonpollock

#willemdekooning

#pablopicasso

#paulcezanne

#paulgauguin

#markrothko

Tidak ada komentar