Breaking News

Belum Kapok Juga, Aktor Bobby Joseph Kembali Tertangkap Kasus Narkoba

 
Aktor sinetron Bobby Joseph. (Istimewa)

WELFARE.id-Bobby Joseph yang terkenal lewat aktingnya di sinteron "Candy" kembali berurusan dengan polisi. Kali ini, ia kembali diamankan pihak berwajib, terkait kasus narkoba.

"Barang bukti tembakau sintetis, sudah dilakukan proses cek laboratorium. Dan positif MDMB 4en Pinaca itu kandungan tembakau sintetis," ujar Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jaksel Kompol Achmad Ardhy kepada wartawan, Senin (24/7/2023).

Ia ditangkap di rumahnya kawasan Cinere, Depok, Jawa Barat, Jumat (21/7/2023) malam. Achmad menyebut, pihaknya turut mengamankan barang bukti berupa tembakau sintetis atau gorilla seberat 0,46 gram.

"Ditangkap di rumahnya di Cinere Jumat malam," ulasnya. Kepada penyidik, sambungnya, Bobby juga telah mengaku bahwa tembakau sintetis tersebut miliknya.

"Ia mengakui bahwa ia memegang dan memiliki," terangnya. Penyidik masih memeriksa intensif Bobby, untuk mendalami terkait sejak kapan yang bersangkutan kembali menggunakan tembakau sintetis. 

"Sedang didalami," singkatnya.  Achmad Ardhy menerangkan, ini bukan pertama kalinya aktor peran Bobby Joseph tersandung masalah narkoba. Pada 2021 lalu, ia juga sempat tertangkap di kawasan Kalideres, dalam kasus narkoba juga.

Namun kali ini, terkait penggunaan tembakau sintetis "Sekarang kita amankan lagi terkait tembakau sintetis. Dia menggunakan, sudah kita amanin," ujar dia.

Bobby Joseph lahir pada 29 November 1991 dari pasangan Rano S Baker dan Angeritiji. Pesinetron blasteran ini mulanya dikenal lewat sinetron "Candy" yang ia bintangi pada 2007 sebagai Terry.

Namanya semakin mentereng dengan sejumlah sinetron yang berderetan ia bintangi. Di antaranya "Safa dan Marwah", "Namaku Mentari", "Putri yang Ditukar", "Upik Abu dan Laura", "Yusra dan Yumna", dan "Catatan Hati Seorang Istri". (tim redaksi)


#bobbyjosehptertangkapnarkoba

#tembakausintetis

#narkobagorila

#pesinetronbobbyjoseph

#bobbyjoseph

#polisitangkappesinetronbobbyjoseph

Tidak ada komentar