Breaking News

Aturan Baru BP Tapera Rampung Bulan Depan, Ojol hingga Tukang Bakso Bisa Mulai Cicil Rumah Tahun Ini

Ilustrasi/ Dok.Rumah.com


 WELFARE.id-BP Tapera bakal memperluas akses pembiayaan perumahan tahun ini. Tak hanya untuk pekerja formal, BP Tapera diperluas dan merambah masyarakat yang tidak mempunyai penghasilan tetap atau masih belum terjangkau oleh perbankan.

Komisioner BP Tapera Adi Setianto mengatakan, saat ini pihaknya tengah menggodok skema pembiayaan perumahan yang bisa diakses oleh para pekerja informal. Aturan tersebut ditargetkan rampung setidaknya Agustus mendatang.

"Untuk pekerja informal kita koordinasi dengan agregator seperti asosiasinya, supaya mudah. Tukang potong rambut, gojek, pedagang bakso itu ada asosiasi, pedagang di pasar, seperti itu bisa daftar," kata Adi dalam media briefing di Jakarta, dikutip Sabtu (22/7/2023).

Lebih lanjut, ia menambahkan, langkah tersebut merupakan upaya untuk menekan angka backlog yang saat ini jumlahnya tembus 12,7 juta. Sehingga masyarakat yang belum punya akses ke lembaga keuangan formal seperti perbankan bisa tetap membeli rumah lewat BP Tapera. 

"Itu pakai skema-skema tabungan tapi pembayarannya pakai FLPP. Insya Allah bulan Juli-Agustus kita mulai bisa implementasi. Targetnya 50 ribu penyaluran," lanjut Adi. 

Menurutnya, saat ini porsi pembiayaan perumahan ke sektor informal memang masih cukup rendah. Bahkan program pemerintah melalui FLPP (fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan) hanya 10% untuk para pekerja informal. 

"Alasannya standar, karena saya dulu orang bank, bahwa mereka tidak punya slip gaji sehingga risikonya tinggi, jadi tidak bankable. Di sana peran Tapera untuk menjembatani pekerja informal yang punya pendapatan harian, mingguan, atau bahkan musiman," bebernya. 

Lebih jauh, ia menjelaskan, nantinya para pekerja informal yang mendaftar kepesertaan BP Tapera akan menabung secara rutin. Misalnya, setelah 3 bulan tabungan tersebut rutin disetorkan, maka BTN akan melihat dan bisa memberikan status bahwa pekerja informal itu cukup bankable untuk mendapat fasilitas FLPP.

"Menjadi peserta BP Tapera supaya bankable. Setelah 3 bulan call-nya di BTN, kalau dinilai nabungnya rutin, berarti bisa menerima manfaat bantuan FLPP. Karena kerja sama dengan BTN nama produknya BTN Rumah Tapera," yakinnya.

FLPP adalah dukungan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang pengelolaannya dilaksanakan oleh BP Tapera. KPR FLPP di BP Tapera punya fasilitas suku bunga 5% tetap selama jangka waktu, KPR sudah termasuk premi asuransi jiwa, asuransi kebakaran, dan asuransi kredit. 

Cicilan KPR maksimal 20 tahun, uang muka mulai dari 1%, dan bebas PPN. "Kita disupport OJK, silakan Tapera membuat tabungan rumah Tapera. Khusus untuk melayani masyarakat berpengahsilan tidak tetap. Jadi mereka bisa nabungnya harian, mingguan, bisa 4 bulan, 2 bulan, tergantung cash flow income-nya, (pekerja informal)," ajaknya. (tim redaksi)


#BPtapera

#perumahan

#perumahanrakyat

#aksespembiayaanperumahan

#pekerjainformal

#masyarakatberpenghasilantidaktetap

Tidak ada komentar