Breaking News

Atap Gedung Olahraga Runtuh, 11 Korban Tewas Diduga Atlet Voli Sekolah

 
Atap gedung olahraga runtuh di timur laut Tiongkok, Minggu (23/7/2023). (Istimewa/ China Daily)


WELFARE.id-Sebanyak 11 orang meninggal dunia usai sebuah atap gedung olahraga sekolah di timur laut Tiongkok, Minggu (23/7/2023). Melansir Kantor Berita Tiongkok Xinhua, Senin (24/7/2023), gym di Sekolah Menengah no 34 di Qiqihar, Provinsi Heilongjiang ambruk tepat sebelum pukul 15.00 waktu setempat.

Sebagian besar yang tewas diyakini sebagai pemain bola voli wanita muda. Pihak berwenang mengatakan, penyebab runtuhnya atap kemungkinan karena adanya penumpukan material tak wajar di atas bangunan.

Awalnya 15 orang terjebak di bawah reruntuhan dan media pemerintah mengetahui pada pukul 10 pagi waktu setempat, bahwa pihak berwenang telah mengeluarkan orang terakhir yang tersisa. Orang tersebut adalah seorang siswa, yang tidak memiliki tanda-tanda vital kehidupan.

Seorang ayah dari tim bola voli wanita itu, China Youth Daily, mengatakan, dirinya masih menunggu di rumah sakit setempat terkait status putrinya yang berusia 16 tahun. "Tim tersebut terdiri dari para siswa yang dipilih dari kelas yang berbeda. Mereka baru saja kembali ke sekolah beberapa hari yang lalu setelah mengikuti kompetisi di luar kota," kata seorang saksi mata kepada radio pemerintah.

Tidak dijelaskan, apakah ada korban yang termasuk orang dewasa. Tetapi radio pemerintah melaporkan bahwa pelatih tim ikut tertimpa reruntuhan.

"Mereka mengatakan kepada saya bahwa anak saya telah tiada, tetapi kami tidak pernah bisa melihat anak saya. Semua anak-anak itu wajahnya berlumuran lumpur dan darah ketika mereka dikirim ke rumah sakit. Saya memohon, tolong biarkan saya mengidentifikasi anak itu. Bagaimana jika itu bukan anak saya?," kata pria yang muncul dalam video yang beredar.

Pemandangan udara dari atas tempat kejadian dari foto-foto media sosial menunjukkan atap yang benar-benar runtuh dengan petugas penyelamat berada di dalam gym di samping bongkahan beton besar. Foto-foto lain menunjukkan derek besar yang diangkat di sisi gedung sekolah saat upaya penyelamatan masih berlangsung. 

Wilayah tersebut dan beberapa bagian dari Tiongkok mengalami hujan lebat akhir pekan ini, menyebabkan banjir dan kerusakan di beberapa daerah. Penyelidikan awal menemukan bahwa para pekerja konstruksi secara ilegal menempatkan perlit, mineral, dengan kadar air tinggi dan dapat menyerap air, di atap gimnasium. 

Kesalahan penempatan bahan material konstruksi itu terjadi, selama pembangunan gedung pengajaran yang berdekatan dengan gimnasium. Seorang pengguna di Weibo, platform media sosial populer di Tiongkok, mengatakan dalam sebuah komentar keras.

"Bagaimana mungkin departemen terkait tidak memahami akal sehat bahwa Anda tidak dapat meletakkan benda berat di atap? Ini harus diselidiki secara menyeluruh," tegas pria tersebut.

"Penyelidikan mendalam sedang berlangsung dan orang-orang yang bertanggung jawab atas perusahaan konstruksi tersebut telah ditahan oleh polisi," masih tulis Xinhua. (tim redaksi)


#atapsekolahditiongkokambruk

#korbantewas

#timvoliwanitajadikorban

#kelalaiankontruksi

#atapaulasekolahruntuh

#insidenditiongkok

Tidak ada komentar