Breaking News

Terbelit 37 Dakwaan Dugaan Spionase, Donald Trump Melenggang Bebas Usai Serukan Tak Bersalah

Donald Trump. (Istimewa/ The Associated Press/ Sue Ogrocki)


WELFARE.id-Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump diadili atas 37 dakwaan terkait penanganan dokumen rahasia, Selasa (13/6/2023) waktu AS. Namun, meski diancam langsung ditahan ketika tiba di pengadilan federal, nyatanya, Trump terlihat meninggalkan pengadilan usai menegaskan tidak bersalah.

Melansir BBC News, Rabu (14/6/2023), Trump mengaku tidak bersalah di pengadilan federal Miami atas tuduhan pidana federal bahwa ia secara tidak sah menyimpan dokumen keamanan nasional saat meninggalkan jabatannya dan berbohong. Mendengarkan dakwaan tersebut, Trump yang mengenakan setelan biru dan dasi merah, mengerutkan kening dan bersandar di kursinya.

Ia memilih tidak berbicara selama 47 menit sidang. Ia lalu diizinkan meninggalkan pengadilan tanpa persyaratan atau batasan perjalanan dan tidak diperlukan uang jaminan. 

Hakim AS Goodman hanya memutuskan bahwa ia dilarang berkomunikasi dengan calon saksi dalam kasus tersebut. Ajudan Trump, Walt Nauta, yang juga didakwa dalam kasus ini, muncul di pengadilan bersama Trump tetapi tidak perlu mengajukan pembelaan hingga 27 Juni karena ia tidak memiliki pengacara lokal. 

Ia juga dibebaskan tanpa harus membayar jaminan dan diperintahkan untuk tidak berbicara dengan saksi lain. Itu adalah kunjungan ruang sidang kedua untuk Donald Trump dalam beberapa bulan terakhir. 

Pada bulan April, dia mengaku tidak bersalah atas tuduhan negara bagian di New York yang berasal dari pembayaran uang suap kepada seorang bintang porno. Donald Trump adalah mantan presiden pertama yang didakwa dengan kejahatan federal.

Saat itu, ia juga berulang kali menyatakan tidak bersalah dan menuduh pemerintahan Presiden Demokrat Joe Biden menargetkan dia. 

Trump menghadapi dakwaan yang mencakup pelanggaran Undang-Undang Spionase, yang mengkriminalkan kepemilikan informasi pertahanan yang tidak sah, dan konspirasi untuk menghalangi keadilan, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. Itu adalah hukuman maksimum yang ia hadapi, seperti yang akan ia lakukan menjalani hukuman apa pun secara bersamaan jika terbukti bersalah.

Sementara itu, Trump bebas berkampanye untuk kursi kepresidenan dan dapat menjabat bahkan jika dia dinyatakan bersalah. Penasehat Khusus Jack Smith, yang menangani kasus ini, menuduh Trump mempertaruhkan rahasia nasional dengan membawa ribuan dokumen sensitif bersamanya ketika dia meninggalkan Gedung Putih pada Januari 2021 dan menyimpannya secara sembarangan di perkebunan Mar-a-Lago Florida miliknya. dan klub golf New Jersey miliknya. (tim redaksi)


#donaldtrump

#mantanpresidenAS

#tuduhanspinonase

#dugaanpenyimpangankepemilikandokumenrahasianegara

#pengadilanfederalmiami

Tidak ada komentar