Breaking News

Tak Bawa Pengawalan, Diam-Diam Anies Nostalgia ke Rumah Warga Bantul, Ternyata Sosok Ini

Anies Baswesan saat mengunjungi rumah warga di DIY. (Istimewa)


WELFARE.id-Diam-diam, Anies Baswedan sempat  melakukan laku tirakat, menemui sejumlah warga, tokoh, ulama di sejumlah tempat di Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur, selama momen Ramadan lalu. Bahkan, Calon Presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu juga menyempatkan diri mampir menemui Kepala Dusun Dukuh Jambon, Desa Jambon, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul, DIY bernama Gusmanto.

Dukuh Jambon bukan tempat yang asing bagi Anies Baswedan. Saat masih muda sering menengok Fery Farhati, istri Anies Baswedan, yang semasa kuliah di UGM Jogjakarta kebetulan menjalani kuliah kerja nyata (KKN) di dusun ini. 

Fery Fahati dan teman-temannya selama KKN beberapa bulan menginap di rumah Gusmanto. Gusmanto kaget bukan kepalang, mengetahui Anies tiba-tiba menyambangi kediamannya yang sederhana.

"Saya tidak tahu apa-apa, tidak ada kabar, tahu-tahu Pak Anies sudah di depan rumah. Sama sekali tidak menyangka," katanya, melansir kba news, Sabtu (17/6/2023).

Pada saat itu, ia sekeluarga sedang berada di dalam rumah usai salat Asyar. Lalu anaknya melihat dari dalam rumah, Anies Baswedan sudah berjalan di halaman menuju rumah.

"Kami saat itu kebetulan lagi jagongan dengan keluarga setelah Salat Asyar. Anak saya lihat Pak Anies sudah jalan ke rumah saya. Eh, Pak Anies, saya kira anak saya mimpi atau mengigau, setelah kami lihat, eh ternyata benar-benar Pak Anies," ceritanya.

Ia mengungkapkan, Anies datang bersama tiga orang; ajudan dan supirnya. Sekeluarga, ada anak dan istri dan berbincang santai bersama Anies Baswedan. 

"Saya tanya ada acara apa Pak, kok tiba-tiba datang. Beliau jawab tidak ada acara apa-apa, hanya tirakat saja. Tidak ada agenda sama sekali, bahkan tidak semua tim tahu kedatangannya ke sini dan memang tidak diberi tahu. Pokoknya hanya tirakat saja," beber Gusmanto.

Obrolan juga tentang nostalgia saat menengok Fery Farhati masa KKN dulu. "Ngobrol politik tapi sedikit, tidak mendetail. Lebih banyak ramah tamah," ungkapnya.

Setelah berbincang di rumah berbincang sekitar 20 menit, Anies pun pamit melanjutkan perjalanan ke Sleman. Sebelum pulang, Gusmanto mengajak Anies Baswedan ke Puncak Sosok, tempat wisata baru.

Saat menjenguk Fery KKN, wisata ini belum ada. Wisata ini masih di Padukuhan Jambon, hanya beberapa ratus meter dari rumah Gusmanto. 

"Saya keluarkan motor, lalu saya boncengkan Pak Anies ke Puncak Sosok," bebernya. Tiba di Puncak Sosok sekitar pukul 16.00 WIB. Meski dalam Ramadan, objek wisata ini beroperasi namun pengunjung belum banyak. 

"Di Puncak Sosok, banyak pengunjung berfoto dengan Pak Anies. Beliau melayani dengan baik, sangat ramah," ungkapnya. (tim redaksi)


#aniesbaswedan

#tirakat

#anieskunjungirumahwargadijogja

#capreskoalisiperubahanuntukpersatuan

#capres

#pemilu2024

Tidak ada komentar