Breaking News

Sita 20 Aset Senilai Rp150 M, KPK Masih Telusuri Dompet Digital Rafael Alun

Tersangka gratifikasi dan TPPU Rafael Alun Trisambodo. (Istimewa/ Antara)

WELFARE.id-Tersangka gratifikasi dan TPPU Rafael Alun Trisambodo (RAT) tak hanya jadi pesakitan, tapi juga terancam dimiskinkan. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita 20 aset milik tersangka gratifikasi dan pencucian uang, Rafael Alun Trisambodo, dengan total aset senilai Rp150 miliar.

"KPK pada proses penyidikan perkara tersebut, sejauh ini telah melakukan penyitaan terhadap 20 bidang tanah dan bangunan milik tersangka kasus dugaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU), RAT selaku eks pejabat pada Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Kementerian Keuangan (Kemenkeu)," kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri, dalam keterangannya, dikutip Sabtu (24/6/2023).

Ali menambahkan, penyitaan tersebut merupakan hasil dari penelusuran tim penyidik KPK. Penyitaan itu, berasal dari hasil penelusuran dan penyitaan aset yang dilakukan di tiga kota.

"Sebanyak enam bidang tanah dan bangunan berada di Jakarta, tiga aset di Jogjakarta, dan 11 di Manado, Sulawesi Utara," ulasnya. Penyitaan aset itu, lanjutnya, merupakan langkah KPK dalam melakukan optimalisasi pemulihan aset pelaku tindak pidana korupsi. 

Ia menyebut hal itu sejalan dengan target KPK. "Hal ini sejalan dengan target KPK untuk melakukan asset recovery keuangan negara sekaligus memberikan efek jera kepada para pelaku korupsi di Indonesia," tegasnya.

Sebelumnya, KPK telah menyita sejumlah aset milik Rafael Alun berupa properti. Aset yang disita itu disebut berada di Jawa Tengah.

Direktur Penyidikan KPK Brigjen Asep Guntur Rahayu terpisah sebelumnya, juga menyampaikan, masih mencari aset Bitcoin atau crypto currency milik Rafael. KPK hingga kini masih belum menemukan aset tersebut.

"Nah itu juga yang kita sedang cari (Bitcoin), sampai saat ini kan belum menemukan itu kita. Ada nggak, kalau ada kasih tahu kita. Disimpen di mana, di dompet digitalnya ada di mana," ajaknya.

Ali menambahkan, ia meminta agar masyarakat berperan aktif melaporkan kepada KPK jika memiliki informasi terkait aset Rafael Alun. KPK, kata dia, akan menindaklanjuti laporan tersebut.

"Kami ajak masyarakat ikut berperan. Bila memiliki informasi dan data silakan sampaikan kepada kami supaya kami tindaklanjuti," ulasnya. (tim redaksi)


#asetrafaelaluntrisambododisita

#asettanah

#dugaanasetbitcoin

#KPK

#rafaelaluntrisambodo

#tersangkakasusgratifikasi

#tersangkaTPPU

#TPPU

Tidak ada komentar