Breaking News

Pegang Etika Politik, Partai Demokrat Urung Datangi Puncak Peringatan Bulan Bung Karno

Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) memerah dipenuhi kader PDIP dalam puncak peringatan Bulan Bung Karno (BBK).  (Istimewa)


WELFARE.id-Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (24/6/2023) memerah. Ribuan kader PDIP hadir dalam perayaan puncak peringatan Bulan Bung Karno (BBK).

Tampak pejabat tinggi negara dan ketua umum partai politik tampak hadir dalam acara tersebut. Wakil Presiden RI Maruf Amin tiba di untuk mengikuti acara puncak peringatan Bulan Bung Karno (BBK). 

Selain Maruf Amin, tampak Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Keduanya disambut oleh Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. 

Di belakangnya, terlihat Ketua DPP PDIP Puan Maharani dan Ketua DPP PDIP Prananda Prabowo. Dalam ruang tunggu VIP itu terlihat juga kehadiran Plt Ketum PPP Mardiono, Ketum Perindo Hary Tanoesoedibjo, Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Waketum PKB Jazilul Fawaid, Ketum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas). 

Mereka tampak menunggu dimulainya acara sembari mengobrol bersama Megawati. Pembicaraan berlangsung akrab dan santai. 

Sesekali, terdengar suara tertawa di antara perbincangan mereka. Sebagai informasi, puncak peringatan Bulan Bung Karno sekaligus digelar sebagai bagian konsolidasi akbar partai. 

PDIP menyebut agenda ini dikategorikan yang terbesar kedua setelah 1999 di tempat yang sama. Bulan Bung Karno 2023 mempunyai tema besar "Kepalkan Tangan Persatuan untuk Indonesia Raya". 

Sekjen PDIP Hasto mengatakan, para kader PDIP dari berbagai daerah memadati Stadion Utama GBK. Yang menarik adalah, dalam acara itu tidak hadir Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono tak tampak dalam acara tersebut.

Padahal, usai pertemuan Agus Harimurti Yudhoyono dan Puan Maharani beberapa waktu lalu, banyak pihak mengira, kedua partai akan berkoalisi. Namun tampaknya harapan itu pupus.

Hasto mengaku, PDIP tak mengundang Partai Demokrat dalam puncak acara BBK. Sebelumnya, mencuat kabar kemungkinan Demokrat diundang PDIP.

Ia mengatakan, ada alasan khusus tak mengundang Demokrat hadir di acara puncak Bulan Bung Karno ini. "Jadi, saya komunikasi dengan Mas Teuku Rifky terkait acara ini, karena memang ini adalah konsolidasi partai. Dan, kemudian kita intens komunikasi dengan teman-teman Partai Demokrat," kata Hasto. 

Ia mengatakan, tak hanya Demokrat tapi Partai Nasdem, dan PKS juga tak diundang. Menurutnya, hal itu dilakukan karena Demokrat ada etika politik dengan parpol tersebut. 

Pun, ia menekankan sudah berkoordinasi dengan Sekjen Demokrat Teuku Riefky. "Jadi, saya bilang sama Mas Teuku Rifky, ‘Mas mohon maaf karena Demokrat ini kan ada etika politik bersama dengan PKS dan kemudian dengan Partai NasDem," ujar Rifky.

Namun, menurut dia, tak diundangnya Demokrat bukan berarti menutup komunikasi. Hasto bilang, komunikasi dengan Demokrat masih berlangsung baik.

"Yang penting kita komunikasi secara intens dan setelah ini kita lanjutkan apa yang sudah dilakukan antara Mbak Puan Maharani dan Mas AHY," tutur Hasto.

Dalam dinamika, pasca pertemuan AHY dengan Puan dispekulasikan kans Demokrat berkoalisi dengan PDIP. Adapun Demokrat saat ini tengah berkoalisi dengan Nasdem dan PKS dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP). (tim redaksi)


#puncakperingatanbulanbungkarno

#SUGBK

#PDIP

#partaidemokrat

#AHY

#kaderpdip

Tidak ada komentar