Breaking News

Momen Liburan Jangan Biarkan Anak Berenang Sambil Makan, Ini Bahayanya Mom

Ilustrasi/ Net


WELFARE.id-Libur panjang kenaikan kelas sudah dimulai. Orang tua pun tengah bersiap merancang rencana liburan bersama dengan buah hati mereka. 

Aktivitas berenang tidak bisa dilepaskan dari rutinitas liburan. Jika orang tua memilih staycation di hotel, kolam renang sudah pasti menjadi wahana yang dicari anak-anak.

Pun demikian jika berlibur di villa atau ke pantai. Nah, biasanya, anak sebelum berenang, atau di sela-sela waktu istirahat berenang akan diselingi dengan makan.

Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Piprim Basrah Yanuarsa, Sp.A(K)., mengingatkan orang tua untuk tidak membiarkan anak berenang sehabis makan. Setidaknya berikan jeda 1-2 jam setelah anak mengonsumsi makanan berat, baru kemudian berenang.

"Boleh makan, tapi jangan abis makan langsung berenang. Misalnya, sarapan sebelum renang jam 6, berenang jam 8. Yang nggak boleh itu, kalau makan di pinggir kolam renang, setelah itu berenang lagi," kata dokter Piprim di Jakarta, dikutip Selasa (27/6/2023).

Ia menyarankan, jangan biarkan anak berenang dalam kondisi perut masih terlalu kenyang. Karena kondisi tersebut bisa menyebabkan refluks atau tersedak. 

Bila refluks terjadi ketika anak sedang berenang, bisa jadi berbahaya karena air terhirup dan menyebabkan muntah. "Lebih aman paling (makan) 2 jam sebelum berenang, atau maksimal satu jam sebelum berenang," imbaunya.

Langsung berenang setelah selesai makan juga dikhawatirkan bisa memberatkan kinerja tubuh. Karena, lanjut dokter Piprim, aliran darah sebenarnya berpusat ke organ pencernaan setelah makan. 

Dalam kondisi tersebut, bila tubuh langsung dipakai untuk berolahraga bisa memberatkan sistem peredaran tersebut karena darah juga perlu tersalurkan ke otot saat olahraga. "Prinsipnya dalam semua olahraga tidak dianjurkan dilakukan sesudah makan besar karena darah sedang konsentrasi mencerna suruh supplay darah ke otot," jelasnya.

Selesai berenang, tidak masalah bila kembali makan. Hanya saja perlu diperhatikan asupan makanan yang diberikan. 

Ia menjelaskan, berenang termasuk olahraga yang banyak membakar kalori. Namun, sebaiknya tetap pilih makanan yang kaya nutrisi. 

Ia mengingatkan, jangan hanya memberikan anak makan mi instan setelah berenang, sebab nutrisi yang didapat hanya karbohidrat. "Kalau buat anak-anak nutrisi terbaik yang lengkap konsepnya sama dengan gizi seimbang dan utamakan protein hewani. Karena ketika olahraga apalagi melibatkan otot butuh asupan protein yang juga karbohidrat optimal. Jangan hanya mi goreng doang, anak untuk tumbuh kan perlu protein hewani juga," tuntasnya. (tim redaksi)


#olahragaberenang

#aktivitasberenangpadaanak

#dilarangmakansaatberenang

#bahayamakansaatberenang

#libursekolah

#bakarkalori

#makananbergizi

Tidak ada komentar