Breaking News

Ledakan Dahsyat di Tiongkok Tewaskan 31 Orang dan 7 Lainnya Terluka, Diduga Akibat Kebocoran Gas di Restoran BBQ

Ledakan di sebuah restoran barbeque di Yinchuan, Daerah Otonomi Muslim Ningxia Hui, Tiongkok, Kamis (22/6/2023). (Istimewa)


WELFARE.id-Sebuah ledakan besar terjadi di sebuah restoran BBQ di Kota Yinchuan yang berada di Daerah Otonomi Muslim Ningxia Hui, Tiongkok, Kamis (22/6/2023). Melansir Kantor Berita Xinhua, insiden tersebut terjadi ketika orang-orang berkumpul pada malam liburan Festival Perahu Naga. 

Festival ini adalah hari libur nasional yang dikenal di Indonesia dengan istilah Festival Peh Cun atau Festival Bakcang. Dalam festival itu, biasanya diisi dengan perlombaan perahu naga.

Melansir laman The Paper, Kamis (22/6/2023), seorang saksi mata wanita yang diidentifikasi hanya dengan nama belakangnya Chen mengatakan, dia berada sekitar 50 meter dari restoran ketika dia mendengar ledakan itu. Dia menceritakan melihat dua pelayan muncul dari restoran setelah ledakan, salah satunya langsung pingsan.  

Sementara asap tebal mengepul dari restoran, dan bau gas memasak yang menyengat menyebar ke area tersebut. Ledakan dahsyat tersebut diduga berasal dari kebocoran gas minyak cair (liquefied petroleum gas/LPG) di area operasional restoran BBQ.

Akibat insiden yang meluluhlantakkan bangunan gedung restoran tersebut, hingga berita ini diturunkan, tercatat 31 orang tewas dan 7 orang lainnya luka-luka. Merespons insiden tersebut, Presiden Tiongkok Xi Jinping, memerintahkan perawatan maksimal bagi mereka yang terluka, dan perbaikan keamanan setelah ledakan itu.

Kementerian Manajemen Darurat Pemerintah Pusat mengatakan di akun media sosial mereka, bahwa pekerjaan pencarian dan penyelamatan di restoran telah selesai Kamis pagi tadi. Tim penyelidik dikirim untuk menentukan penyebab ledakan tersebut. 

Kecelakaan industri jenis ini sering terjadi di Tiongkok, biasanya dikaitkan dengan pengawasan pemerintah yang buruk, korupsi, tindakan pemotongan biaya oleh pengusaha, dan kurangnya pelatihan keselamatan bagi karyawan. Sebelumnya, setidaknya sembilan orang tewas dalam ledakan di pabrik petrokimia Tiongkok, dan tiga lainnya tewas dalam kecelakaan helikopter selama liburan May Day di negara itu.

Pada bulan Februari, 53 penambang tewas dalam runtuhnya tambang batu bara besar terbuka di wilayah utara Mongolia Dalam. Sebanyak empat orang ditahan karena kebakaran di sebuah perusahaan perdagangan industri di Tiongkok tengah pada bulan November yang menewaskan 38 orang.

Pemerintah pusat telah menjanjikan langkah-langkah keamanan yang lebih kuat sejak ledakan pada 2015 di sebuah gudang bahan kimia di kota pelabuhan utara Tianjin yang menewaskan 173 orang. Kebanyakan dari mereka adalah petugas pemadam kebakaran dan polisi. (tim redaksi)


#ledakandahsyatditiongkok

#ledakanakibatgasbocor

#ledakandirestoranBBQditiongkok

#korbantewasakibatledakan

#restoranditiongkokmeledak

#didugaakibatkebocorangas

Tidak ada komentar