Breaking News

Korban Tewas Tabrakan Kereta Maut di India Bertambah Jadi 275, Orang yang Bertanggung Jawab Sudah Teridentifikasi

 

Kecelakaan kereta api di India, Jumat (2/6/2023) malam yang menewaskan ratusan jiwa. (Istimewa/ AFP)


WELFARE.id-Pencarian korban kecelakaan kereta maut di India masih terus berlangsung hingga Minggu (4/6/2023) oleh tim penyelamat. Masih banyak keluarga yang mencari sanak keluarga mereka.

Mengutip Reuters, Senin (5/6/2023), jumlah korban tewas, yang sebelumnya diperkirakan 288, direvisi menjadi 275 orang pada Minggu, setelah ditemukan bahwa beberapa jenazah terhitung dua kali. 

Hal itu diungkapkan Sekretaris Kepala Odisha, Pradeep Jena. Ia juga mengatakan kepada agensi berita ANI, bahwa kecelakaan kereta api diduga imbas kegagalan sinyal.

"Kecelakaan ini adalah yang terburuk dalam dua dekade terakhir," ucapnya sedih dalam sebuah pernyataan. "Kami tidak tahu berapa banyak jenazah lain yang akan datang," kata seorang petugas kesehatan.

Namun, petugas yang tidak diketahui namanya itu menyebut, lima jenazah tambahan dibawa ke sebuah sekolah yang digunakan sebagai tempat penyimpanan mayat dekat lokasi kecelakaan, kemarin pagi. Indian Railways yang dikelola oleh negara, mengklaim mengangkut lebih dari 13 juta orang setiap hari, telah bekerja untuk meningkatkan catatan keamanannya yang bermasalah karena infrastruktur yang sudah tua.

Perdana Menteri Narendra Modi, yang akan menghadapi pemilihan tahun depan, mengunjungi lokasi kecelakaan, Sabtu (3/6/2023), untuk berbicara dengan petugas penyelamat, memeriksa puing-puing, dan bertemu dengan beberapa korban yang terluka.

"Mereka yang terbukti bersalah akan dihukum dengan tegas," janjinya. Sementara itu, Menteri Perkeretaapian India Ashwini Vaishnaw mengatakan, orang yang bertanggung jawab terkait insiden mematikan itu telah teridentifikasi.

Vaishnaw mengatakan, kecelakaan yang dialami 2 kereta penumpang dan 1 kereta barang di Odisha timur pada Jumat lalu terjadi karena diduga adanya perubahan pada sistem interlocking elektronik yang merujuk pada sistem persinyalan yang digunakan oleh kereta api. Selain itu, ia mengatakan, penyelidikan terkait insiden tersebut akan menunjukkan siapa yang bertanggung jawab.

"Biarkan laporan penyelidikan keluar. Tapi penyebabnya telah teridentifikasi dan orang yang bertanggung jawab telah teridentifikasi," ucapnya, melansir CNN.com, Senin (5/6/2023).

Namun, ia menolak menyampaikan rincian lebih lanjut mengenai penyebab dan siapa orang yang teridentifikasi bertanggungjawab dalam insiden itu. "Tidak pantas untuk mengatakan apapun saat ini," elaknya. (tim redaksi)


#kecelakaanmautkeretadiindia

#kecelakaankeretaapi

#kecelakaankeretadiindia

#insidenkecelakaankeretaapi

#kecelakaanmaut

Tidak ada komentar