Breaking News

Kebakaran Hutan Ekstrem Makin Parah di Kanada, Warga Diimbau Pakai Masker hingga New York Berkabut

 

Kabut asap menutupi Kota New York akibat kebakaran hebat di hutan Kanada. (Istimewa/ Reuters)


WELFARE.id-Kebakaran hebat melanda hutan-hutan di Kanada, Amerika Utara, sejak Rabu (7/6/2023) lalu. Kebakaran masih berlangsung bahkan meluas hingga Sabtu (10/6/2023) hari ini.

Kejadian itu membuat beberapa daerah di sekitar Kanada terkena cemaran asap kebakaran. Melansir Reuters, Sabtu (10/6/2023), kebakaran hutan sebenarnya sering terjadi di provinsi barat Kanada.

Tetapi tahun ini api telah menjalar dengan cepat di timur negara itu. Tragedi ini menjadi yang paling buruk yang terjadi di awal musim.

Menteri Kesiapsiagaan Darurat Federal Bill Blair menyebut, sekitar 3,8 juta hektar telah terbakar. Ini hampir menyamakan 15 kali rata-rata kebakaran dalam 10 tahun.

"Di seluruh negeri hingga hari ini, ada 414 hutan terbakar, 239 di antaranya dipastikan tidak terkendali," katanya dalam konferensi pers, dikutip Sabtu (10/6/2023). Provinsi Quebec di timur Kanada adalah salah satu yang paling parah terkena dampaknya. 

Kebakaran memaksa pemerintah melakukan penutupan jalan, adanya gangguan telekomunikasi, dan aliran listrik tinggi. Buntut kejadian ini juga membuat kawasan-kawasan sekitar Kanada terpapar asap kebakaran. 

Melansir BBC, Sabtu (10/6/2023), peta kabut asap kebakaran Kanada kini melebar ke Amerika Serikat. Beberapa daerah terlihat ditandai dengan warna merah tua hingga ungu, yang mengindikasikan level pencemaran asap mencapai 250-500 mikrogram per kubik meter. 

Itu merupakan kategori paling bahaya. Di media sosial pun, sempat viral video udara dan kondisi New York, Amerika Serikat yang menjadi keruh berwarna oranye-merah. 

Kualitas udara di kota metropolitan itu sempat tembus 342 poin. Lantas, bagaimana kualitas udara kota-kota di Amerika Serikat saat ini?

IQAir menghimpun sedikitnya 10 kota di Amerika Serikat yang memiliki kualitas udara terburuk saat ini. Data diambil pada Jumat (9/6/2023) pukul 03.00 waktu setempat.

Kota dengan kualitas udara paling buruk jatuh pada Felton, Delaware dengan skor 171 poin. Jenis polutan utamanya PM2,5 dengan konsentrasi 96 mikrogram per kubik meter (µg/m³).

Kedua ada Saint Mary, Maryland dengan skor kualitas sebesar 168 poin. Ketiga, ada Fall River, Massachusetts dengan nilai 161 poin.

Charlotte Hall dan Millington di Maryland menyusul di posisi keempat dan kelima dengan nilai yang sama, yakni 160 poin. Environment Canada mengatakan, kondisi di Toronto semakin memburuk sejak Kamis (8/6/2023), karena lebih banyak asap yang masuk. 

Badan tersebut merekomendasikan agar siapa pun yang berada di luar ruangan memakai masker. "Partikel halus ini umumnya menimbulkan risiko terbesar bagi kesehatan. Namun, respirator tidak mengurangi paparan gas dalam asap api," kata pernyataan Environment Canada, dikutip BBC.

Para pejabat Kanada mengatakan negara itu sedang bersiap menghadapi musim kebakaran terburuk yang pernah tercatat. Para ahli telah menunjuk ke musim semi yang lebih hangat dan lebih kering dari biasanya sebagai alasan di balik tren tersebut. 

Kondisi ini diproyeksikan akan terus berlanjut sepanjang musim panas. 


Jadwal Penerbangan Berantakan


Kebakaran hutan yang terjadi di Kanada membuat lalu lintas di New York, AS ikut terdampak. Dilansir dari CNN, Sabtu (10/6/2023) The Federal Aviation Administration (FAA) AS mulai mencabut larangan terbang di Bandara LaGuardia New York. 

Meski begitu, beberapa penerbangan ke Philadelphia masih tertunda. Dilaporkan, bahwa penundaan rata-rata sekitar setengah jam. 

Penundaan serupa juga terjadi di Newark, karena jarak pandang masih dirasa terbatas. "FAA telah memperlambat lalu lintas ke dan dari bandara wilayah Kota New York karena kurangnya jarak pandang dari asap api," kata FAA.

Saking tebalnya kabut polusi, sudah ada 120 penerbangan yang batal dan 1.928 penundaan pada pukul 14.45 waktu setempat sejak Kamis (8/6/2023). "Badan akan menyesuaikan volume lalu lintas untuk memperhitungkan kondisi yang berubah dengan cepat," imbuhnya, tanpa bisa memastikan apapun.

FAA mengatakan, kabut asap kebakaran hutan ekstrem yang bertahan di timur laut AS membuat penundaan penerbangan ke Boston, New York, Philadelphia, Baltimore dan Washington DC. (tim redaksi)


#kabutasap

#kebakaranhutankanada

#newyorkberkabut

#kabutasapkebakaran

#polusiudara

#masker

#penerbangantertunda

#kebakaranhutanekstrem

Tidak ada komentar