Breaking News

Heboh Balita di Samarinda Positif Narkoba, Tersangka Resmi Ditahan!

 

 Ilustrasi/ Pixabay


WELFARE.id-Siapa menyangka, seorang balita umur 3 tahun bisa positif narkoba jenis sabu. Kejadian aneh tapi nyata itu terjadi di Samarinda, Kalimantan Timur.

Awal mula balita berinisial R terkontaminasi sabu juga tidak biasa. Gara-gara minum air yang diberikan tetangga, dua hari dua malam balita tersebut tak bisa tidur, selalu ngoceh, bersin-bersin, dan berkeringat cukup banyak, namun kondisi balita terlihat sehat.

Ibu korban sempat menumpahkan curahan hatinya mengenai kondisi anaknya lewat akun Facebook. Dalam unggahannya, ibu korban menuturkan bahwa anaknya tak mau makan dan minum dan tidak tidur selama dua hari dua malam.

Meski demikian, bocah tiga tahun itu kondisinya aktif. Ia juga terus mengoceh dan terlihat sehat.

Kasus ini kemudian diketahui oleh Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Kaltim. Ketua TRC PPA Kaltim Rina Zainun kemudian mengajak ibu tersebut untuk berjumpa. 

Hingga kemudian, bocah itu dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Daerah Atma Husada Mahakam, Samarinda, untuk dites urine. Berdasarkan hasil tes urine, balita itu positif narkoba jenis sabu-sabu. 

"Tetangganya itu memberikan minuman dalam botol yang tersisa setengah. Diminum si anak sampai habis," jelas Rina, dikutip Senin (12/6/2023).

Berdasarkan hasil tes tersebut, TRC PPA Kaltim mendampingi ibu korban untuk melaporkan kejadian itu ke Markas Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda pada Kamis. 


Polisi Tetapkan Satu Tersangka


Setelah menjalani pemeriksaan, polisi akhirnya menetapkan satu orang tersangka dalam kasus balita menenggak sabu-sabu di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.  Kini, polisi tengah menyelidiki dugaan keterlibatan pihak lain dalam kasus kepemilikan narkoba dari tangan tersangka.

Penyidik dari Satreskrim Polresta Samarinda akhirnya resmi menetapkan satu orang tersangka dalam kasus itu. Tersangka berinisial TR berusia 50 tahun, yang tak lain adalah tetangga korban. 

Tersangka TR diduga sebagai pelaku yang memberikan air mineral mengandung sabu-sabu kepada korban. Penetapan tersangka dalam kasus balita menenggak narkoba itu pun dibenarkan oleh Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli.

"Iya benar, sudah kami tetapkan sebagai tersangka sejak Sabtu malam kemarin (10/6/2023)," ujar Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli, dikutip Senin (12/6/2023). Menurutnya, meski telah ditetapkan sebagai tersangka, hingga kini penyidik masih terus mendalami dugaan unsur kesengajaan dalam kasus itu. 

"Masih kita dalami," singkatnya. Selain menahan tersangka, botol air mineral yang mengandung narkoba juga turut diamankan sebagai barang bukti. (tim redaksi)


#balitapositifnarkobadisamarinda

#samarinda

#kalimantantimur

#kasusbalitapositifnarkoba

#narkobajenissabu

#polrestasamarinda

Tidak ada komentar