Breaking News

Harga Batu Bara Belum Stabil, Sempat Melonjak Pekan Ini

Batu bara. (Ilustrasi/ net)


WELFARE.id-Harga batu bara Newcastle pada Kamis (22/6/2023) siang sempat berada di level yang cukup tinggi, yakni di level USD138 per ton. Bahkan, harga batu bara kontrak Juli di pasar ICE Newcastle ditutup di posisi USD141 per ton,  harganya terbang 5,5%.

Harga batu bara itu naik 11,16% dibanding penutupan hari sebelumnya, yang diperdagangkan USD124,15 per ton. Harga tersebut adalah yang tertinggi sejak 9 Juni atau dalam sembilan hari perdagangan terakhir.

Seperti melansir laman investing.com, Sabtu (24/6/2023), harga batu bara Newcastle telah bergerak naik 4,35% dalam sepekan. Sementara bila dibandingkan 30 hari sebelumnya, harga batu bara Newcastle masih lebih rendah -15,75%. 

Meski demikian untuk rentang data setahun, batu bara Newcastle sebetulnya telah mengalami penurunan. Rekor tertinggi sebelumnya, sempat menyentuh level USD457,8 per ton. 

Untuk periode Januari-Juni 2023, harga batu bara Newcastle mengalami tren penurunan, bergerak -64,62% dibandingkan kondisi awal tahun yang berada di level USD390 per ton. Kenaikan harga batu bara Newcastle ini dipengaruhi oleh datangnya musim dingin dan krisis harga batu bara Newcastle di Tiongkok yang berimbas pada harga batu bara global. 

Faktor komoditas lain seperti kenaikan harga gas alam juga berpengaruh terhadap harga batu bara Newcastle global. Kenaikan harga komoditas dasar ini akibat dari adanya pemulihan ekonomi global pasca pandemi COVID-19. 

Euforia kenaikan harga juga bisa disebabkan oleh rencana pemerintah Tiongkok untuk memberikan stimulus ekonomi. Stimulus tersebut akan melengkapi stimulus yang sudah diberikan oleh bank sentral China (PBoC) melalui pemangkasan suku bunga,

Harga batu bara juga terbantu oleh pernyataan Wakil Perdana Menteri He Li Feng jika sudah ada tanda perbaikan ekonomi Tiongkok. Pernyataan tersebut disampaikan oleh saat bertemu dengan Chairman Temasek Lim Boon Heng, Rabu (21/6/2023).

Ia menyampaikan, jika industri jasa dan sektor manufaktur sudah bergerak ke arah positif. Seperti diketahui, pemerintah Tiongkok tengah mematangkan rencana pemberian paket stimulus untuk memacu pemulihan ekonomi di sana.

Paket stimulus yang disiapkan diperkirakan mencapai 1 triliun yuan atau sekitar USD140 miliar. Stimulus salah satunya dalam bentuk obligasi keuangan serta pelonggaran pembelian rumah.

Kenaikan harga batu bara juga ditopang oleh meningkatnya suhu di Eropa. Kenaikan suhu tersebut diperkirakan akan meningkatkan permintaan listrik dan batu bara. (tim redaksi)


#hargabatubaraterbang

#kenaikanhargabatubara

#industripertambangan

#pasarnewcastle

#batubara

Tidak ada komentar