Breaking News

Geraldine Oetama, Cucu Pendiri KG yang Terjun ke Bisnis Milenial

 

Executive Director Skystar Ventures Geraldine Oetama. (Istimewa/ Dok.Skystar Capital)


WELFARE.id-Perusahaan rintisan moncer sekali tahun lalu. Anak muda berlomba-lomba membangun startup dengan mengusung genre bisnis yang variatif.

Investasi, bagi para pemilik startup adalah nyawa. Maka itu, hanya ide cemerlang saja yang mampu mendapatkan hati investor. 

Di Indonesia, ada banyak perusahaan modal ventura atau venture capital (VC) yang hadir di tengah ekosistem startup, salah satunya Skystar Capital. Salah satu pemiliknya adalah Geraldine Oetama yang juga cucu dari Jakob Oetama, sang pendiri Kompas Gramedia. 

Dia sempat ada di posisi sebagai Executive Director Skystar Ventures, sebuah inkubator startup di bawah naungan Kompas Gramedia. Dalam sebuah wawancara dengan Grid, dikutip Senin (5/6/2023), dia mengungkapkan pendapatnya mengenai wacana pembangunan kawasan teknologi ala Silicon Valley di Indonesia. 

"Kesukesan Silicon Valley bukan karena (sengaja) didesain,” ujar Geraldine. Silicon Valley terbentuk dari geliat komunitas yang lahir dan tumbuh secara organik, sampai kemudian menjadi pusat perusahaan teknologi di AS.

Karena berbasis komunitas, Silicon Valley menjadi kawasan berisi orang-orang berpikiran terbuka, yang siap menolong mereka yang ingin membangun bisnis berbasis digital. Dengan kata lain, Silicon Valley bukan soal tempat.

Karena itu, merancang sebuah area dan berharap ekosistem ala Silicon Valley tumbuh di Indonesia bukanlah pendekatan yang tepat. "Saya pikir itu tidak realistis,” ungkap Geraldine.

Sebatas informasi, Skystar Capital adalah perusahaan VC tahap awal yang berkomitmen untuk mendukung wirausahawan teknologi untuk menciptakan perbedaan positif yang langgeng dan mendalam di Asia Tenggara dan Indonesia. Mereka memiliki pengalaman dalam membantu para pendiri meningkatkan skala bisnis mereka ke tingkat berikutnya. 

Skystar memiliki jaringan luas di bidang kesehatan, produk dan layanan konsumen, perhotelan, pendidikan, dan lainnya. Adapun sederet portofolio Skystar termasuk nama-nama besar di industri teknologi. 

Ada perusahaan yang telah berstatus unicorn yaitu Carro hingga aplikasi perjodohan yang digunakan orang di seluruh dunia yaitu CoffeMeetsBagel. Nama-nama besar lain yang terdaftar sebagai portofolio Skystar antara lain adalah perusahaan e-commerce enabler Sirclo, perusahaan insurtech Fuse, serta dua startup yang sudah diakuisisi perusahaan yang lebih besar yaitu Bridestory milik Tokopedia, Laku6 milik ShopBack, dan Kudo milik Grab.

Selain nama Geraldine, ada sederet generasi muda konglomerat yang turut berpartisipasi dalam perkembangan startup tanah air, yaitu Michael Soeryawidjaya dan Gabby Thohir. Dilihat dari laman LikedIn-nya, dikutip Senin (5/6/2023), Geraldine Oetama cucu pendiri grup Kompas, Jakob Oetama. Geraldine sudah bergabung dengan Skystar Ventures sejak 2013. 

Pada saat itu, dia sempat mengemban jabatan sebagai Executive Director hingga 2014. Kini, dia tercatat sebagai salah seorang partner di Skystar Capital.

Lalu ada Michael Soeryadjaya, putra dari taipan Edwin Soeryadjaya pendiri grup Astra. Menurut laman Skystar Capital, ia tercatat sebagai Advisor di perusahaan VC tersebut. 

Anak Garibaldi Thohir, juga aktif sebagai investor startup bersama Michael dan Geraldine. Gabriella Thohir adalah salah satu Investment Associate di Skystar Capital.

Kehadiran para anak cucu konglomerat sukses menghasilkan sinergi antara grup besar milik keluarga mereka dengan portofolio Skystar Capital. Carro, misalnya, kini bekerja sama dengan anak usaha Saratoga, MPMX. 

Selain itu, ada Skystar Ventures yaitu inkubator dan ruang kerja bersama yang ada di Universitas Multimedia Nusantara milik Kompas. Keterlibatan Geraldine di Skystar Ventures sebenarnya juga bukan karena rencana khusus. 

Setelah lulus dari jurusan komunikasi Universitas Loyola Marymount University di AS, Geraldine melanjutkan kuliah di University of Southern California jurusan marketing. Selama kuliah S2 tersebut, ia bekerja di Phaz2, sebuah perusahaan mobile marketing di Los Angeles.

Di sanalah, ia menemukan minatnya di dunia digital media dan startup. "Saya banyak belajar dan melihat sendiri bagaimana digital dan mobile men-disrupt semua industri,” ungkap Geraldine menceritakan pengalaman awalnya tertarik di bisnis milenial itu. (tim redaksi)


#geraldineoetama

#skystarcapital

#skystarventure

#investorstartup

#investasi

#perusahaanrintisan

#bisnismilenial

Tidak ada komentar