Breaking News

Diduga Data Pribadi Bocor ke Publik, Warga Surabaya Menggugat Bank Milik BUMN

Keamanan data. (Ilustrasi/ net)


WELFARE.id-Kebocoran data pribadi nasabah diduga terjadi di salah satu bank milik BUMN. Salah seorang nasabah bank plat merah di Surabaya, Jawa Timur, Samsuduri bahkan sampai melayangkan gugatan senilai Rp50 miliar karena data pribadinya diduga bocor ke publik.  

Didampingi Kuasa Hukum I Komang Aries Dharmawan, Samsuduri telah mendaftarkan gugatannya ke Pengadilan Negeri Surabaya. "Data-data pribadi yang bocor di antaranya nama, alamat lengkap, nomor customer information file atau CIF dan nama ibu kandung nasabah," beber Kuasa Hukum I Komang Aries Dharmawan kepada wartawan usai mendaftarkan gugatan kliennya di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, dikutip Senin (19/6/2023).

Diduga, kebocoran data nasabah tersebut terjadi setelah Samsuduri melakukan transaksi jual beli daring menggunakan akun rekening bank tersebut. Setelah itu, Samsuduri mendapati foto yang berisikan tentang informasi pribadinya beredar di grup WhatsApp pada 23 Februari 2023. 

"Lantas klien kami mencari tahu siapa penyebar data pribadinya. Kemudian diketahui, penyebaran diduga dilakukan oleh salah seorang customer yang memiliki kerabat bekerja di Bank BUMN," jelas sang pengacara.

Samsuduri, melalui Tim Kuasa Hukumnya mengaku sebelumnya telah melakukan somasi kepada bank plat merah tersebut, namun tidak ada titik temu. Sehingga akhirnya memutuskan melakukan gugatan terkait perbuatan melawan hukum.

Abdul Kadir, Tim Kuasa Hukum Samsuduri yang lain juga menegaskan, telah mengagendakan mengadukan permasalahan ini ke lembaga negara lainnya yang berwenang.  "Rencananya, minggu ini kami juga akan mengajukan pengaduan ke OJK, Bank Indonesia, dan Kepolisian. Agar kasus ini dapat terungkap seterang-terangnya," imbuhnya. (tim redaksi)


#dugaankebocorandatapribadinasabah

#nasabahbankmilikBUMN

#nasabahbankplatmerah

#OJK

#gugatanhukum

#datapribadinasabah

#keamananperbankan

Tidak ada komentar