Breaking News

Buntut Terbongkarnya Kasus Pungli Rp4 M di Rutan KPK, Puluhan Pegawai Di-Nonjob-kan

Rutan KPK. (Ilustrasi/ dok.KPK)


WELFARE.id-Kasus korupsi pungutan liar atau pungli yang ironisnya terjadi di rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat sorotan luas dari masyarakat. Dewan pengawas (Dewas) KPK pun bertindak tegas terhadap oknum yang mempermalukan nama institusi itu.

Buntut dari terkuaknya kasus pungli tersebut, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyebut puluhan pegawai terlibat kasus itu telah di-nonjob-kan.

Kasus pungli pun, masih terus diselidiki untuk mencabut akar dari permasalahan tersebut. "Sudah kita nonjob-kan semua. Puluhan," kata Alex di gedung KPK, Jakarta Selatan, dikutip Selasa (27/6/2023).

Ini adalah upaya KPK untuk melakukan bersih-bersih di internal mereka. "Kemarin kita sudah sepakat, udahlah pokoknya kita pengen bersih-bersih. Tidak tertutup kemungkinan tidak terjadi di rutan, siapa tahu nanti di lingkungan kerja lain ada yang kena ya kita akan sikat aja," tegasnya.

Ia mengaku belum ada pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun, ia menilai kasus pungli di rutan KPK telah masuk praktik kolusi.

"Simpelnya itu kan tahanan butuh ruang yang lebih longgar, mereka kan misalnya perlu komunikasi sama keluarga dan sebagainya, perlu makanan dan sebagainya, itu yang kemudian mereka manfaatkan. Jadi kolusi sebenarnya," bebernya.

Kasus pungli di rutan KPK pertama kali diungkap oleh Dewan Pengawas (Dewas) KPK. Pungli itu terjadi pada Desember 2021 hingga Maret 2022. Besaran pungli mencapai Rp4 miliar.

Namun, beberapa pihak, seperti mantan penyidik KPK, Novel Baswedan menyebut, awal terkuaknya praktik pungli tersebut justru bukan dari Dewas. Melainkan, karena adanya laporan aksi asusila dan pelecehan seksual yang dilakukan oknum pegawai Rutan KPK kepada istri salah satu tahanan. 

Kasus ini, yang disebut-sebut menjadi pemicu terbongkarnya kasus dugaan pungli di rutan lembaga antirasuah itu. "Saya tidak percaya bahwa kasus Rutan dibongkar Dewas KPK. Awal mula kasus Rutan KPK karena ada laporan dari istri tahanan KPK yang mendapat perlakuan asusila oleh petugas KPK," kata Novel Baswedan di Twitter pribadinya, Jumat (23/6/2023). (tim redaksi)


#kasuspungliKPK

#KPK

#perlakuanasusilapetugasrutanKPK

#komisipemberantasankorupsi

#kolusi

#pungutanliar

#dewanpengawas

#dewas

Tidak ada komentar