Breaking News

Besok Tantang "Mantan Bos" Donald Trump, Mike Pence Calonkan Diri Jadi Kandidat Presiden AS dari Partai Republik

 

Mantan Wakil Presiden AS Mike Pence.( Istimewa/ Drew Angerer/Getty Images)


WELFARE.id-Mantan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence, mendeklarasikan diri sebagai kandidat presiden dari Partai Republik, jelang pemilu Presiden AS 2024. Melansir Reuters, Selasa (6/6/2023), Pence akan meluncurkan kampanyenya secara resmi melalui video dan pidato di negara bagian pencalonan awal di Iowa pada Rabu (7/6/2023) besok, tepat di hari ulang tahunnya.

Pence menantang mantan bosnya, Donald Trump, hanya dua tahun setelah masa jabatan mereka di Gedung Putih berakhir. Usai pemberontakan di Gedung Capitol AS yang secara langsung mengancam keselamatan nyawa Pence.

Melansir Associated Press, Selasa (6/6/2023) Pence, acara peluncuran video perkenalan bakal dihelat dari Des Moines, Iowa. Meskipun Trump saat ini memimpin dalam persaingan awal untuk pencalonan tersebut, dengan Gubernur Florida Ron DeSantis yang secara konsisten berada di posisi kedua dalam jajak pendapat, para pendukung Pence melihat peluang bagi seorang konservatif yang dapat diandalkan.

Mereka yang menganut banyak kebijakan pemerintahan sebelumnya tetapi tanpa pergolakan yang terus-menerus. Meskipun sering memuji pencapaian "pemerintahan Trump-Pence", pencalonan Pence pada banyak hal dipandang sebagai kebangkitan kekuatan nilai-nilai lama Partai Republik, yang ditinggalkan ketika Trump membentuk partai tersebut sesuai dengan imajinya sendiri.

Pence memperingatkan tentang gelombang populis yang semakin kuat dalam partai tersebut. Serta, ketika para penasehatnya melihatnya sebagai satu-satunya konservatif ala Reagan yang tradisional dalam perlombaan ini.

Mike Pence adalah Gubernur Indiana, sebelum dia dipilih sebagai wakil Trump untuk mendampinginya dalam Pilpres AS 2016 lalu. Kala itu, banyak pengamat menilai Trump memilih Pence hanya untuk memenangkan hati para pemilih evangelis dan konservatif.

Sebagai penentang teguh hak-hak aborsi, Pence mendukung pelarangan nasional terhadap prosedur tersebut dan berjuang melawan kebijakan yang mendukung transgender di sekolah-sekolah. Ia berargumen, perubahan pada program Social Security dan Medicare, seperti menaikkan batas usia agar memenuhi syarat, harus dipertimbangkan untuk menjaga keberlanjutan program-program tersebut.

Selain Pence, ada nama-nama lain di kubu Partai Republik yang diperkirakan akan bersaing menuju Gedung Putih. Selain Trump, ada Senator AS Tim Scott dan mantan Gubernur South Carolina Nikki Haley.

Gubernur Dakota Utara Doug Burgum dan mantan Gubernur New Jersey Chris Christie juga masuk dalam bursa capres Republik. Hingga kini total kandidat dari Partai Republik diperkirakan mencapai belasan nama. (tim redaksi)


#mikepence

#mantanwakilpresidenASke48

#mantanwakilpresidenAS

#mantanwakilpresidendonaldtrump

#mantanwakiltrump

#partairepublik

#menujupilpresAS2024

Tidak ada komentar