Breaking News

Usai Insiden Horor, Asiana Airlines Kosongkan Kursi Sebelah Pintu Darurat

 

Tangkapan layar video saat seorang penumpang menarik tuas pintu dalam penerbangan Asiana Airlines OZ8124 rute Pulau Jeju-Daegu. (Istimewa)


WELFARE.id-Asiana Airlines mengumumkan tidak lagi menjual tiket di sebelah pintu darurat usai insiden horor penumpang membuka pintu pesawat saat masih terbang di udara. Melansir Channel News Asia, Senin (29/5/2023), maskapai asal Korea Selatan itu mengumumkan berhenti menjual tiket di kursi darurat 31A dan 26A sejak Minggu (28/5/2023). 

Penyetopan penjualan tiket ini berlaku untuk 14 jet A321-200 milik Asiana Airlines. "Sebagai tindakan pencegahan keamanan, langkah ini akan berlaku meski penerbangan penuh," kata pihak Asiana Airlines, dikutip Senin (29/5/2023).

Insiden horor penumpang membuka pintu darurat Asiana Airlines viral di media sosial. Saat itu, pesawat sedang berada di ketinggian 213 meter alias 700 kaki dan berjarak sekitar tiga menit sebelum mendarat.

Dalam video viral tersebut, para penumpang terlihat panik dan mencengkeram kursi yang diduduki. Berdasarkan keterangan saksi mata, pelaku sempat berusaha melompat keluar usai membuka pintu darurat.

Beruntung, pesawat rute Pulau Jeju-Daegu itu mendarat dengan selamat pada Jumat (26/5/3023) pukul 12.40 waktu setempat. Pihak maskapai menyebut ada 200 orang berada di dalam pesawat dengan 12 orang dinyatakan luka ringan karena hiperventilasi.

Hiperventilasi adalah kondisi ketika seseorang mengeluarkan lebih banyak karbondioksida daripada menghirupnya.

Sebanyak 9 dari 12 penumpang tersebut dilarikan ke rumah sakit terdekat, menurut laporan Departemen Kebakaran dan Keselamatan Daegu.


Pelaku Stres Usai Di-PHK

Pria berusia 30 tahun itu dilaporkan mengalami stres berat akibat kehilangan pekerjaannya. Ia bahkan berniat untuk melompat setelah membuka pintu tersebut, namun aksi tersebut gagal dilakukan.

Pelaku yang segera ditangkap usai pesawat mendarat di Daegu mengaku membuka pintu darurat karena ingin cepat turun dari pesawat. Saat itu, ia merasa sesak yang luar biasa, sehingga membuka pintu darurat yang berada tepat di sampingnya.

Merujuk laporan Strait Times, Kementerian Perhubungan Kosel melakukan penyelidikan soal pelanggaran UU Keselamatan Penerbangan terkait insiden tersebut. Dalam keterangannya, pihak maskapai mengatakan semua penumpang duduk di bangku menggunakan sabuk pengaman.

Soal pintu darurat yang terbuka, Asiana Airlines menyampaikan pintu darurat sebenarnya tidak dapat dibuka karena perbedaan tekanan udara saat pesawat masih terbang. Namun, terjadi penurunan tekanan udara sebelum OZ8124 mendarat sehingga memungkinkan pintu darurat dibuka.

"Tidak ada awak kabin yang duduk di samping pintu darurat. Awak kabin berusaha menghentikan ulah penumpang, tetapi terlambat," kata Asiana Airlines. (tim redaksi)


#insidenasianaairlines

#perubahanaturanbaru

#pintupesawatdibukapenumpang

#penumpangstres

#awakkabin

#asianaairlines

Tidak ada komentar