Breaking News

Babak Baru Kasus Penganiayaan David Ozora, Mario Dandy dan Shane Lukas Segera Disidangkan

 

Mario Dandy Satrio dan Shane Lukas saat melakukan reka ulang kasus penganiayaan ke David Ozora. (Istimewa/ Antara)


WELFARE.id-Kasus penganiayaan yang menimpa David Ozora hingga sempat koma, memasuki babak baru. Berkas perkara tersangka pelaku penganiayaan David Ozora yakni Mario Dandy Satriyo dan Shane Lukas dinyatakan lengkap atau P21. 

Itu artinya, kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan anak mantan pejabat Kemenkeu, Rafael Alun Trisambodo,  terhadap David Ozora akan segera disidangkan. Berkas tersebut telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. 

Mario dan Shane  jadi tahanan Kejari Jakarta Selatan berbulan-bulan karena proses penyidikan berkutat pada pemberkasan perkara. Selama penyidikan, total ada 17 saksi yang sudah diperiksa untuk tersangka Mario Dandy.

Sementara itu, Asisten Pidana Umum Kejaksaan tinggi DKI Jakarta Danang Suryo Wibowo menepis dugaan adanya desakan pada penerbitan P21. Hak tersebut juga dibenarkan Kuasa Hukum David Ozora, Melissa Anggraeni.

Dia tidak menganggap kasus akhirnya baru P21 karena kritikan keluarga kliennya. "Enggak sih, karena saya terutama berkomunikasi terus dengan kejaksaan. Memang dari awal sudah tahu mereka akan mengoptimalkan waktu 14 harinya itu untuk menggali fakta lagi. Karena terkait pelaku anak kemarin itu cukup sangat diburu-buru karena aturan. Karena ini kasusnya menjadi atensi publik juga, kejaksaan berhati-hati. Hanya, desakan publik itu tetap dilakukan sehingga mau tidak mau keluarga juga terus mengingatkan menyampaikan berulang kali," jelasnya kepada wartawan, dikutip Senin (29/5/2023).

Dia menambahkan, memang tak bisa dipungkiri pemberkasannya lambat dibanding kasus lain. Namun, lambatnya pemberkasan diyakini Melissa karena jaksa tidak mau dakwaan yang mereka susun nanti tidak terbukti. 

Sebab, kasus ini menurutnya adalah kasus yang jadi perhatian sehingga jaksa pasti sangat teliti jadi agak lambat. "Tapi, kalau lambat ya lambat ya kalau dibandingkan kasus yang lain. Karena, biasanya setelah diserahkan dari penyidik ke kejaksaan, biasanya kan lebih seminggu nggak nyampe dua minggu sudah pelimpahan. Tapi karena ini kasus lagi-lagi atensi publik, mereka juga berhati-hati. Jangan sampai ada celah-celah yang belum ditutup, sehingga nanti dakwaan mereka tidak terbukti," tuntasnya. (tim redaksi)


#mariodandy

#kasuspenganiayaandavidozora

#kasusanakrafaelaluntrisambodo

#kasuspenganiayaan

#shanelukas

#berkasP21

#kejaksaannegerijaksel

Tidak ada komentar