Breaking News

5 Tahun ke Depan, Robot dan AI Jadi Ancaman Serius Pencari Kerja

 



WELFARE.id-Pesatnya perkembangan teknologi ikut menggerus lapangan pekerjaan. Penggunaan Artificial Intelligent (AI) misalnya, sudah merambah ke seluruh lini pekerjaan.

Di masa depan, bukan tidak mungkin, pekerjaan diambil alih robot dan AI. Forum Ekonomi Dunia melaporkan, bahwa teknologi baru serta krisis iklim yang meningkat mengubah lanskap pekerjaan pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya. 

Jadi, ada setidaknya sepuluh pekerjaan yang akan mengalami pertumbuhan tercepat selama lima tahun ke depan. Melansir CNBC, Jumat (5/5/2023), menurut laporan World Economic Forum atau WEF hingga 2027, ada 69 juta pekerjaan baru tercipta di seluruh dunia.

Tapi, sebanyak 83 juta pekerjaan diperkirakan akan dihilangkan, sehingga menciptakan penurunan bersih sebesar 14 juta pekerjaan. Penelitian tersebut sebagian besar didasarkan pada survei terhadap 803 perusahaan yang mempekerjakan total 11,3 juta pekerja di 45 ekonomi berbeda di seluruh dunia.

Munculnya AI generatif dan teknologi pintar lainnya serta dorongan untuk “go green” akan menyebabkan beberapa pekerjaan melonjak dalam permintaan selama lima tahun ke depan. Pada akhirnya hal tersebut membuat pekerjaan lain berisiko menjadi usang.

Untuk diketahui, berikut ini 10 pekerjaan dengan pertumbuhan tercepat selama lima tahun ke depan, menurut laporan WEF:

1. Spesialis AI dan pembelajaran mesin

2. Spesialis keberlanjutan

3. Analis intelijen bisnis

4. Analis keamanan informasi

5. Insinyur Fintec

6. Analis data dan ilmuwan

7. Insinyur robotik

8. Insinyur elektroteknologi

9. Operator peralatan pertanian

10. Spesialis transformasi digital


Menurut laporan, permintaan untuk AI dan spesialis pembelajaran mesin diharapkan tumbuh sebesar 40 persen, menambah sekitar satu juta pekerjaan ke ekonomi global selama lima tahun ke depan. Hal itu karena semakin banyak perusahaan memanfaatkan AI untuk mengotomatiskan proses dan memperkirakan permintaan pelanggan dengan lebih baik di antara kegunaan lainnya.

Pada saat yang sama, upaya global untuk mengurangi emisi karbon termasuk peraturan lingkungan yang lebih ketat dan lokalisasi rantai pasokan memunculkan "pekerjaan ramah lingkungan yang kaya" di seluruh industri. Seperti spesialis keberlanjutan dan insinyur energi terbarukan.

Tidak mengherankan, bahwa banyak dari peran yang tumbuh paling cepat ada di sektor teknologi karena lebih dari tiga perempat perusahaan yang disurvei oleh WEF mengatakan bahwa mereka berencana untuk mengadopsi analitik “data besar”, komputasi awan, AI, dan teknologi baru lainnya dalam bisnis dalam lima tahun ke depan. 

"Sementara itu, industri lain selain teknologi, manufaktur, dan ritel terlihat mengalami pertumbuhan pekerjaan yang signifikan berkat teknologi baru termasuk pendidikan, pertanian, dan kesehatan," ungkap Direktur Pelaksana di WEF Saadia Zahidi, mengatakan kepada Steve Sedgwick dan Geoff Cutmore dari CNBC di KTT pertumbuhan WEF di Jenewa, Swiss. Menurutnya, sebagian itu terjadi bukan karena ini adalah pekerjaan yang tidak aman, bergaji rendah, dan berketerampilan rendah di seluruh dunia, tapi justru karena ini adalah pekerjaan dengan keterampilan lebih tinggi dan nilai tambah lebih tinggi yang dimungkinkan oleh teknologi di bidang pertanian, kesehatan dan pendidikan.

Di samping itu, lanjutnya, laporan WEF menggemakan temuan sebelumnya dari Biro Statistik Tenaga Kerja, yang juga mengidentifikasi pekerjaan dalam data dan energi terbarukan sebagai beberapa pekerjaan dengan pertumbuhan tercepat di AS selama dekade berikutnya. (tim redaksi)


#perkembanganteknologi

#artificialintelligent

#pekerjaan

#lapanganpekerjaan

#worldeconomicforum

#forumekonomidunia

Tidak ada komentar