Breaking News

Tanggul Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Pesisir Pulau Masaloka Sultra Terancam Banjir Rob

Tanggul di pantai. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Tanggul sebagai penahan ombak sangat penting bagi masyarakat pesisir. Apalagi, belakangan air laut meninggi dan banjir rob seringkali terjadi.

Jika tanggul rusak, maka ancaman banjir rob menghantui masyarakat di bibir pantai. Itulah yang kini tengah dihadapi masyarakat di Kecamatan Kepulauan Masaloka Raya. 

Pasalnya, penahan ombak di wilayah mereka rusak. Meski sudah beberapa kali mengajukan permintaan perbaikan tanggul, hingga kini renovasi belum dilakukan.

Saat musim ombak, rumah-rumah warga terancam dihantam ombak, khususnya di Desa Masaloka Selatan. Kepala Desa Masaloka Selatan Masfiah mengatakan, kerusakan tanggul tersebut telah beberapa kali dibahas dan diusulkan dalam musrembang baik tingkat desa maupun kecamatan, bahkan hingga tingkat kabupaten.

"Kejadiannya terakhir yaitu malam tanggal 25 Desember saat terjadi angin kencang dan gelombang pasang, warga was-was. Ini sudah tiga tahun musrenbang kecamatan sampai musrembang kabupaten belum ada realisasi," ulasnya, melansir telisikid, Kamis (26/1/2023).

Usulan juga sempat diajukan saat kunjungan Pj Bupati Bombana beberapa waktu lal. "Saya sudah cukup berusaha. Nah waktu kunjungan pak PJ kemarin di Masaloka juga diusulkan dan beliau juga bilang siap nanti dibikinkan proposalnya diusulkan ke balai. 

Jadi kami selaku pemerintah desa Masaloka Selatan meminta perhatian pemerintah daerah untuk segera menindaklanjuti permintaan kami agar direalisasikan karena ini kalau dibiarkan akan mengancam pemukiman warga, bahkan nyawa," lanjutnya.

Hal yang sama juga diucapkan oleh Camat Kepulauan Masaloka Raya Haeruddin. Ia juga berharap tanggul tersebut dapat perhatian guna mencegah terjadi bencana.

"Beberapa kali juga kami bahas dalam rapat dan diusulkan. Berharap agar bisa berfungsi sebagaimana diharapkan demi keselamatan masyarakat, khususnya di Desa Masaloka Selatan," bebernya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bombana Sahrun menegaskan, bahwa pihaknya telah mengusulkan di Balai Wilayah Sungai (BWS). "Sudah kita usulkan kemarin di BWS dan  RAB-nya juga sudah ada untuk diusulkan ke KSDA dan Binamarga," singkatnya. (tim redaksi)

#renovasitanggul
#tanggulrusak
#pulaumasaloka
#sulawesitenggara
#dinasPUPR
#kabupatembombana
#kepulauanmasalokaraya

Tidak ada komentar