Breaking News

Sipon Istri Wiji Thukul Meninggal, Hingga Akhir Hayat tak Temukan Kabar Sang Suami

Dyah Sujirah alias Sipon memegang foto sang suami Wiji Thukul. Foto: Istimewa

WELFARE.id-Perjuangan panjang, Dyah Sujirah alias Sipon, istri Wiji Thukul mencari nasib sang suami berakhir sudah. Pasalnya, Sipon meninggal dunia Kamis malam (5/1).

Meninggalnya Sipon yang juga aktivis hak asasi manusia (HAM) itu dikabarkan langsung oleh Wahyu Susilo, adik Wiji Thukul. "Sugeng tindak mbok Pon. Semoga ketemu kangmas Thukul. Fajar Merah dan Nganthi Wani tabah ya," tulis Wahyu.

Sipon, istri penyair sekaligus aktivis Wiji Thukul ini meninggal lantaran serangan jantung. Ia sempat mengalami sesak napas dan sebelumnya kesehatannya memang sudah memburuk dua pekan terakhir hingga dirinya pergi untuk selama-lamanya.

Untuk diketahui, Wiji Tukul bukan seorang penyair yang berorasi dari satu penggung megah ke panggung megah lainnya saat masa Orde Baru (Orba). Wiji Tukul, adalah sosok orang biasa seperti kebanyakan.

Mengamen puisi dari jalan ke jalan. Tapi karena puisi dan geloranya itu membuat dia dihilangkan penguasa. Lantaran apa yang dilakukan Wiji Tukul justru mampu memantik perjuangan masyarakat dari berbagai kelas untuk melawan Orba. 

Hingga akhirnya, Wiji Tukul hilang tak tahu rimbanya. Ia tak ditemukan sampai saat ini. Sampai sang istri, Sipon, akhirnya meninggal dunia pada Kamis malam (5/1/2023) Wiji Tukul juga tidak diketahui rimbanya. 

Sipon, terus menuntut agar pemerintah membuka suara terkait suaminya berada atau dihilangkan, atau seperti apa statusnya. Tapi hingga kini pemerintah bungkam terkait nasib Wiji Tukul. 

Juru bicara keluarga almarhumah, Hastin Dirgantari mengatakan kalau sebelum meninggal, Sipon sempat merasakan sesak napas pada Rabu malam (4/1/2023). Dia lantas dibawa ke dokter.

”Kemarin dia mengeluh sakit dan ketakutan. Saya enggak tahu takutnya apa,” terang Hastin saat ditemui di Jebres, Surakarta, Jawa Tengah.

Namun, usai dari dokter Sipon tak mau menerima hasil pemeriksaan yang menyatakan ia mengalami tekanan darah rendah diiringi gula darah yang tinggi.

Tapi akhirnya Sipon bersedia di bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan kesehatan lebih lanjut setelah dibujuk oleh putra pertamanya, Fajar Merah yang kini tinggal di Wonogiri.

Sipon pun sempat ditinggalkan di rumah sakit oleh putrinya, pada Kamis pagi (5/1/2023) setelah kondisinya mulai terlihat membaik. Namun, siang hari, kondisi Sipon kembali memburuk.

”Kami diminta kembali ke rumah sakit. Sampai di sana, kondisinya sudah serangan jantung. Sekarang Mbak Pon sudah sembuh dari sakitnya, sudah beristirahat dengan tenang dan damai di surga,” papar Hastin juga. (tim redaksi)



#wijitukul
#pejuang
#hakasasimanusia
#dyahsujirah
#sipon
#meninggaldunia
#seranganjantung

Tidak ada komentar