Breaking News

Sepanjang 2022, Provinsi Banten Terbanyak Kasus PHK Pekerja Mencapai 3.703 Orang

Ilustrasi PHK. Foto: net

WELFARE.id-Dampak Pandemi Corona dan ketidakpastian ekonomi selama beberapa tahun ini membuat terus terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terus berlanjut di Tanah Air sepanjang 2022 lalu. 

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) tercatat sebanyak 12.935 orang menjadi korban PHK di dalam negeri sepanjang Januari hingga November 2022. 

Dilansir dari dataindonesia.id, dari jumlah tersebut, Provinsi Banten masih menjadi provinsi dengan jumlah korban PHK terbanyak, yaitu berjumlah 3.703 orang. 

Jumlah pekerja yang di PHK di Provinsi Banten itu setara 28,63 persen dari total korban PHK secara nasional. Posisinya disusul Provinsi DKI Jakarta dengan 1.655 orang yang di PHK atau 12,8 persen.

Sedangkan korban PHK di Jawa Timur dilaporkan sebanyak 1.250 orang atau 9,66 persen. Selanjutnya, jumlah korban PHK di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sebanyak 1.199orang.

Lalu, korban PHK di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sebanyak 863 orang, Provinsi Riau tercatat sebanyak 774 orang. Ada pula korban PHK di Provinsi Sulawesi Utara yang sebanyak 558 orang. 

Selanjutnya, korban PHK di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sebanyak 396 orang. Sementara itu, nihil korban PHK di lima provinsi sepanjang Januari-November 2022. 

Kelima provinsi tersebut adalah Provinsi Papua Barat, Papua, Maluku, Lampung, dan Provinsi Gorontalo.

Adapun ketika pekerja mengalami PHK berhak menerima pesangon. Pesangon ini diatur dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No. 2/2022 tentang Cipta Kerja. 

Berdasarkan peraturan tersebut, pengusaha wajib membayar uang pesangon kepada para korban PHK maksimal sembilan kali upah sesuai masa kerjanya. 

Ketentuan besaran pesangon ini tertera dalam Pasal 156 Perppu Cipta Kerja. Pekerja yang diputus kontraknya dengan masa kerja kurang dari setahun bakal menerima uang pesangon satu bulan upah.

Adapun pekerja yang terkena PHK dengan masa kerja 1-2 tahun menerima dua bulan upah. Uang pesangon bakal semakin tinggi seiring dengan masa kerja dari korban PHK. 

Namun, nilai pemberian uang pesangon dari perusahaan  terbatas hingga sembilan kali upah bagi pekerja dengan masa kerja delapan tahun atau lebih. (tim redaksi)


#phk
#pemutusanhubungankerja
#provinsibanten
#kemenaker
#pemecatan
#krisisglobal
#pandemicovid-19

Tidak ada komentar