Breaking News

Sengaja Cari Musuh, Empat Pelajar Ditangkap Polresta Tangerang usai Lukai Pelajar Lain

Logo stop tawuran pelajar. Foto: net

WELFARE.id-Baru sepekan masuk sekolah usai libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023, aksi tawuran pelajar kembali terjadi di Kabupaten Tangerang. Akibat tawuran itu empat pelajar ditangkap.

Polisi meringkus empat  pelajar atas aksi penyerangan menyebabkan seorang pelajar lain terluka yang terjadi di Jalan Raya Kresek, Desa Parahu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. 

Dalam aksi penyerangan yang dilakukan para pelajar itu, mereka mengaku sengaja mencari lawan sehingga sampai melukai korbannya hingga terluka serius.

"Iya, kami telah mengamankan empat pelajar yang diduga melakukan penyerangan pada Senin (2/1/2023) di Jalan Raya Kresek, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang dan akibat penyerangan itu seorang pelajar menjadi korban yang mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian lengan," terang Kapolresta Tangerang Kombespol Raden Romdhon Natakusuma, Senin (9/1/2023). 

Romdhon juga menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut berawal saat petugas kepolisian dari Polsek Balaraja mendapatkan informasi bahwa ada seorang pelajar yang menjalani perawatan di RSUD Balaraja akibat luka sabetan senjata tajam. 

Petugas kepolisian lalu mendatangi rumah sakit tersebut untuk melakukan pendalaman terhadap musibah yang dialami si pelajar tersebut. 

Dari keterangan si pelajar, dia menjadi korban penyerangan yang dilakukan oleh empat orang pelajar yang tidak dikenalnya. 

Berdasarkan informasi tersebut, polisi melakukan penyelidikan dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan menggali keterangan dari para saksi. 

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, akhirnya keesokan harinya polisi berhasil menangkap seorang pelajar yang merupakan salah satu pelaku penyerangan. "Pada Selasa (3/1/2023) polisi mengamankan seorang pelajar yang tinggal di Kecamatan Cikupa. Dari rumah pelajar ini, petugas juga menemukan tiga bilah senjata tajam," katanya juga. 

Usai penangkapan itu, didapatkan informasi bahwa penyerangan dilakukan oleh empat orang dengan menggunakan empat sepeda motor dan senjata tajam. "Petugas kemudian mengamankan tiga tersangka lainnya beserta barang bukti senjata tajam dan sepeda motor," paparnya. 

Lantas keempatnya digiring ke markas Polsek Balaraja dan menjalani pemeriksaan. Berdasarkan keterangan yang diperoleh, diketahui keempatnya sengaja mencari lawan sehingga melakukan aksi penyerangan dengan cara random atau seenaknya. 

"Saat melintas di TKP, keempatnya melihat pelajar lain yang sedang berkumpul. Tanpa basa-basi, keempatnya langsung melakukan penyerangan," katanya lagi.

Romdhon juga menegaskan, keempat pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka dijerat Pasal 170 KUHP dan/atau Pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dan Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951.

”Para pelajar itu karena perbuatannya diancam  dengan hukuman penjara paling singkat lima tahun penjara. Mereka kini kami tahan,” tandasnya juga. (tim redaksi)

#tawuran
#tawuranpelajar
#kabupatentangerang
#polrestatangerang
#satupelajarterluka
#empatditangkap
#rsudbalaraja

Tidak ada komentar