Breaking News

Rawan Praktik Korupsi Jelang Pemilu 2024, KPK Bakal Pelototi Aliran Dana Parpol

Gedung KPK. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Tahun Pemilu tinggal setahun lagi. Partai politik berlomba-lomba mengumpulkan dana untuk membiayai aktivitas kampanye Pemilu 2024.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun memastikan, bakal mengawasi jalur gelap serta modus-modus aktor politik dalam mencari dana ilegal untuk modal di Pemilu 2024. Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan, pihaknya sudah mulai memantau aktivitas para politikus menjelang kontestasi politik 2024. 

"Karena momen politik sedang membutuhkan banyak dana untuk amunisi politik," kata Nurul Ghufron kepada wartawan, dikutip Rabu (4/1/2023). Ia melihat, ada kerawanan untuk menjadi cenderung disalahgunakan, diperjualbelikan secara ilegal.

"Seakan-akan prosedur administrasi dipenuhi secara formil, padahal substansinya disimpangi," sambungnya. Sebab, lanjutnya, berdasarkan catatan KPK, tahun-tahun menjelang Pemilu memang rawan tindak pidana korupsi. 

Sejumlah dana atau anggaran negara mulai 'dimainkan' oleh para koruptor. Modusnya, kata Ghufron, tak jauh berbeda, seperti penyelewengan anggaran, hingga pengadaan barang dan jasa.

"Mulai dari anggaran, pengadaan barang dan jasa, seleksi pejabat, perizinan bahkan sampai pada bantuan-bantuan yang disalahgunakan," imbuhnya.

Berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, KPK memberikan peringatan keras kepada para politikus yang akan ikut kontestasi politik 2024. KPK mengingatkan untuk jauh-jauh dari praktik korupsi.

"Sebab, KPK pun telah mempersiapkan kewaspadaan untuk memberantas korupsi secara profesional, tegas, dan akuntable. KPK berharap tahun 2023 ini tidak merupakan tahun korupsi, tapi tahun politik etis berintegritas tanpa korupsi," harapnya. (tim redaksi)

#kpk
#pemberantasankorupsi
#praktikkorupsi
#politiketis
#kerawanankorupsi
#tindakpidanakorupsi
#danailegalpemilu

Tidak ada komentar