Breaking News

PHK Terbesar dalam Sejarah Silicon Valley, Amazon Pangkas 18.000 Karyawan Lagi

Amazon. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Amazon mengumumkan akan memangkas lebih dari 18.000 pekerjaan di perusahaan itu. Ekonomi yang tidak pasti menjadi penyebab utama pengurangan tenaga kerja itu.

PHK yang dilakukan Amazon ini juga akan menjadi pemangkasan terbesar perusahaan teknologi selama adanya perlambatan ekonomi global. Meskipun begitu, Amazon mempunyai tenaga kerja yang jauh lebih besar dibandingkan perusahaan teknologi lainnya di Silicon Valley.

Berdasarkan data Bloomberg, pada September 2022, karyawan Amazon sebanyak 1,5 juta orang. Dengan kata lain, PHK ini hanya akan berdampak 1 persen dari total karyawan Amazon.

"Kami berencana untuk menghilangkan lebih dari 18.000 peran," kata CEO Andy Jassy dalam sebuah pernyataan, melansir AFP, Jumat (6/1/2023). Ini merupakan pengumuman PHK kedua, setelah sebelumnya perusahaan menyebut memangkas 10.000 pekerja November 2022.

Melansir Bloomberg, Jumat (6/1/2022), Chief Executive Officer Amazon Andy Jassy mengumumkan langkah tersebut dalam sebuah memo kepada karyawan, Rabu (4/1/2023). Jassy mengatakan, pemangkasan ini merupakan bagian perencanaan dari 2022. 

Pemangkasan pun akan menyasar pada sebagian besar divisi ritel Amazon dan SDM seperti perekrutan. Dalam memo tersebut, perusahaan akan memberikan pesangon, tunjangan kesehatan transisi, dan penempatan kerja kepada pekerja yang terkena dampak.

Ia juga menegur seorang karyawan karena membocorkan berita, yang tampaknya mengacu pada laporan Wall Street Journal yang pertama kali memberitakan PHK ini. Perusahaan berencana untuk mulai mendiskusikan langkah tersebut dengan karyawan yang terkena dampak pada 18 Januari 2022.

"Amazon telah melewati ekonomi yang tidak pasti dan sulit di masa lalu, dan kami akan terus melakukannya. Perubahan ini akan membantu kami mengejar peluang jangka panjang kami dengan struktur biaya yang lebih kuat," kata Jassy.

Meskipun prospek PHK membayangi Amazon selama berbulan-bulan, perusahaan mengakui bahwa mereka mempekerjakan terlalu banyak orang selama pandemi COVID-19. 
(tim redaksi)

#PHKamazon
#amazon
#siliconvalley
#pemutusanhubungankerja
#pandemiCOVID19
#perlambatanekonomi
#efisiensiperusahaan

Tidak ada komentar