Breaking News

Paus Emeritus Benediktus XVI Dimakamkan Kamis, Vatikan Ungkap Isi Surat Wasiat

Benediktus XVI semasa hidup, saat masih menjadi Paus di tahta suci Vatikan. Foto: Istimewa/ Dok.Wkimedia Commons

WELFARE.id-Bapa Suci Paus Fransiskus memimpin misa Tahun Baru 2023 di Vatikan, Minggu (1/1/2023), sekaligus memberikan penghormatan kepada mendiang Paus Emeritus Benediktus XVI yang wafat pada usia 95 tahun, Sabtu (31/12/2022).

Bapa Suci Paus Fransiskus, 86 tahun, memberikan penghormatan kepada pendahulunya pada misa Malam Tahun Baru Sabtu dan misa Tahun Baru pada Minggu. "Hari ini kami mempercayakan Paus Emeritus Benediktus XVI tercinta kepada Bunda Maria (Perawan Maria), untuk menemaninya dalam perjalanannya dari dunia ini menuju Tuhan," katanya dalam misa perdamaian di Basilika Santo Petrus.

Kemudian, saat menyampaikan doa Angelus pada misa Minggu di depan ribuan orang yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus, Paus Fransiskus menundukkan kepalanya di saat hening mengenang mendiang Benediktus XVI. "Marilah kita semua bergabung bersama, dengan satu hati dan satu jiwa, bersyukur kepada Tuhan atas karunia hamba Injil dan Gereja yang setia ini,” ucapnya.

Foto-foto resmi menunjukkan, jenazah teolog Jerman itu di atas catafalque di kapel biara halaman Vatikan. Tempat ia menghabiskan dekade terakhir hidupnya.

Benediktus, seorang intelektual konservatif yang pada 2013 menjadi Paus pertama dalam enam abad terakhir yang mengundurkan diri, karena alasan kesehatan. Jenazahnya baru akan dipindahkan, Senin (2/1/2023) pagi waktu setempat ke Basilika Santo Petrus.

Nantinya, selama tiga hari masyarakat dapat memberikan penghormatan terakhir, sebelum pemakaman yang direncanakan digelar Kamis (4/1/202) yang diawasi oleh Paus Fransiskus.

Vatikan ungkap surat wasiat Paus Emeritus Benediktus XVI

Vatikan merilis wasiat terakhir Benediktus XVI. Dalam surat wasiatnya, Benediktus yang terpilih sebagai Paus pada April 2005, tak lama usai Paus Yohanes Paulus II mangkat.

Dalam wasiatnya, yang terdiri dari surat yang berisi kata-kata terakhir Paus, Benediktus berbicara tentang "banyak alasan" dia harus bersyukur atas hidupnya. Dalam surat tertanggal 29 Agustus 2006, sebelum pengunduran dirinya dari tahta suci Vatikan, mantan Paus itu berterima kasih kepada Tuhan karena telah membimbingnya “dengan baik” sepanjang hidupnya. 

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada orang tuanya yang katanya memberinya "hidup di masa sulit." Ia juga menulis, mengaku berterima kasih kepada saudara perempuannya atas bantuan "tanpa pamrih" dan saudara laki-lakinya atas "kejelasan penilaian".

Dalam surat tahun 2006, mantan Paus itu juga meminta “dengan tulus” untuk “pengampunan” bagi mereka yang “disalahi dengan cara apa pun,” dalam suratnya. Sebagai penutup, mantan Paus itu meminta “dengan rendah hati”, terlepas dari semua “dosa dan kekurangannya”, ia disambut Tuhan ke surga.

Selanjutnya, pemakaman Benediktus akan "khusyuk tetapi sederhana". Setelah itu, ia akan dimakamkan di makam kepausan di bawah Basilika Santo Petrus. (tim redaksi)

#pausemeritusbenediktusXVIwafat
#pausfransiskus
#misapenghormatanterakhir
#suratwasiatpausemeritusbenediktusXVI
#rencanapemakaman
#vatikan

Tidak ada komentar