Breaking News

Orangtua Siswa SDN Pocin 1 Desak Pemkot Depok Batalkan Alih Fungsi Sekolah

Kegiatan belajar mengajar di SDN Pondok Cina 1 (twitter) 

WELFARE.id-Orangtua siswa SDN Pondok Cina 1 mendesak Pemerintah Kota Depok membatalkan alih fungsi lahan sekolah menjadi masjid di Jalan Margonda Raya. 

Kuasa hukum orang tua SDN Pondok Cina 1, Francine Widjojo mengatakan, pihaknya telah melayangkan keberatan administratif kepada Wali Kota Depok Mohammad Idris atas rencana pembangunan masjid tersebut. "Kami menyampaikan nota keberatan atas tindakan penggusuran dan pemusnahan SDN Pondok Cina 1 oleh Wali Kota Depok beserta jajaran secara sewenang-wenang," ujarnya dikutip Selasa (10/1/2023). 

Dalam nota keberatan itu, dia menyampaikan, ada lima poin yang dituntut oleh orang tua siswa kepada Pemerintah Kota Depok diantaranya mencabut dan membatalkan persetujuan alih fungsi SDN Pondok Cina 1 menjadi masjid yang tidak sesuai peruntukannya. 

"Wali Kota Depok untuk meninjau ulang rencana pemusnahan bangunan, relokasi, dan merger/regrouping SDN Pondok Cina 1 dengan melibatkan partisipasi penuh pengajar, peserta didik, dan orang tua murid serta memprioritaskan jaminan pemenuhan hak anak atas pendidikan yang layak," katanya. 

Orangtua siswa juga meminta Wali Kota Depok beserta jajaran Pemerintah Kota Depok selama proses penundaan pemusnahan aset secara sewenang-wenang pada sekolah itu untuk tidak melakukan segala upaya intimidasi atau ancaman penggusuran SDN Pondok Cina 1. 

"Selanjutnya, Wali Kota Depok untuk menjamin kegiatan belajar mengajar di SDN Pondok Cina 1 berjalan kembali seperti keadaan semula seperti sebelum adanya upaya pemusnahan aset bangunan," tandasnya. 

Mereka juga meminta agar Pemkot memberikan pemulihan psikologis beserta pemulihan hak bagi anak-anak selaku peserta didik pada SDN Pondok Cina 1 yang terlanggar. "Kami sudah antarkan surat tersebut dan sudah diterima oleh pihak Pemerintah Kota Depok kami menunggu 10 hari kerja untuk mereka menanggapinya," imbuhnya. 

Terpisah, Wali Kota Depok Mohammad Idris mengaku belum menerima surat keberatan administratif yang dilayangkan wali murid SDN Pondok Cina 1.  "Belum sampai ke saya (suratnya)," ucapnya singkat. 

Dia mengaku akan mempelajari dulu isi surat tersebut. Idris pun belum mau berkomentar apa pun mengenai surat keberatan administratif tersebut. "Ya nanti kita pelajari. Suratnya belum baca suratnya," pungkasnya. (tim redaksi) 

#sdnpondokcina1
#sdnpocin1
#depok
#pemkotdepok
#polemiksdnpocin1

Tidak ada komentar