Breaking News

Lato-Lato Ngetren, Ternyata Bermanfaat untuk Motorik Anak Lho!

Lato-lato. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-'Tak tok tak tok' bunyi lato-lato terdengar di mana pun. Kini permainan lato-lato sedang menjadi tren sejak akhir 2022. Mulai dari anak-anak hingga dewasa mencoba permainan ini. Bahkan, lato-lato sudah ada turnamen perlombaannya.

Nyatanya, lato-lato tidak hanya sebagai alat hiburan atau mainan belaka. Lato-lato juga ternyata memiliki beragam manfaat positifnya. 

Psikolog dari Universitas Andalas, Padang, Nila Anggreiny mengatakan, permainan lato-lato yang tengah viral di kalangan masyarakat punya dampak positif terhadap anak-anak. Dia menyebut permainan lato-lato telah mengalihkan perhatian anak-anak dari ponselnya.

"Permainan tradisional ini tentunya baik bagi anak, karena mengalihkan perhatian mereka dari handphone," kata Nila, dikutip Sabtu (7/1/2023). Dia menyebut, permainan lato-lato memiliki nilai positif dari sejumlah aspek. 

Salah satunya aspek perkembangan anak. Dari aspek perkembangan anak, lato-lato bisa melatih koordinasi mata dan motorik anak tangan.

Nila menilai permainan apa saja sebenarnya dapat membantu anak dalam menstimulus aspek perkembangan anak. Bermain menjadi media perkembangan anak. 

Karena dengan bermain akan dapat mengembangkan aspek kognitif, motorik, emosi dan sosial anak. Dia menyarankan, agar anak-anak berusia di bawah lima tahun perlu diawasi orang tua saat bermain lato-lato. 

Sebab, anak yang berusia di bawah lima tahun, koordinasi mata dan tangan belum berkembang dengan baik. "Perlu pengawasan orang tua agar tidak mendatangkan bahaya bagi anak,” sarannya.

Begitu pula bagi anak yang berusia di atas lima tahun. Juga butuh perhatian orangtua saat anak bermain lato-lato.  

Karena bisa saja anak-anak menjadikan lato-lato sebagai alat untuk menyakiti temannya. Usut punya usut salah satu manfaat memainkan lato-lato adalah menjadikan otak anak terstimulun dan cerdas. 

Berikut 5 manfaat memainkan lato-lato yang perlu kamu ketahui:

1. Anak teralihkan dari gadget

Seperti yang kita tahu memang ada banyak kemudahan dan hiburan yang bisa didapatkan dengan gadget. Tak sedikit pula kini anak-anak yang sangat kecanduan dengan gadget. 

Namun, kehadiran lato-lato yang kini viral bisa membuat anak teralihkan dari enaknya bermain gadget.

2. Bikin otak cerdas

Jika ingin memainkan permainan ini anak akan berpikir bagaimana cara memainkannya, menemukan trik supaya bisa dimainkan dengan seimbang. Sampai kalau memang sudah jago biasanya ada adu pertandingan yang bisa membuat anak pun berpikir bagaimana caranya bermain dengan benar agar bisa menang.

3. Mengendalikan emosi

Pergolakan emosional juga berpengaruh dalam permainan lato-lato apalagi saat mengayunnya perlahan sampai menemukan keseimbangan, maka hal ini bisa melatih kesabaran anak. Sebab permainan ini akan dikatakan sukses jika kedua bola tersebut bisa memutar.

4. Melatih kemampuan motorik

Keseimbangan bola lato-lato dan pergerakannya akan membuat anak memikirikan strategi agar lato-lato tetap pada porosnya sehingga hal ini melatih kemampuan motorik pada anak. 

Sejarah permainan lato-lato

Lato-lato disebutkan sudah ada sejak tahun 1960-an dan digandrungi pada masanya. Kata lato-lato merupakan sebutan permainan tradisional yang berasal dari bahasa Bugis.

Sedangkan di daerah lain mainan ini memiliki namanya sendiri. Di Jawa, lato-lato lebih sering disebut sebagai etek-etek. 

Permainan ini pun sudah ada sejak zaman dulu. Sementara di kota Kendari, permainan ini disebut dengan kato-kato.

Ternyata lato-lato ini juga merupakan mainan di kawasan Amerika Serikat. Namun, pada tahun 1960-1970, mainan tersebut dibuat dari kaca, sehingga menyebabkan insiden cedera mata pada sejumlah anak di Amerika Serikat (AS).

Kejadian tersebut mendorong Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) melarang lato-lato beredar pada 1966. Keputusan ini pun didukung beberapa komunitas dan organisasi untuk mengurangi kebutaan. (tim redaksi)

#latolato
#permainantradisional
#trenpermainananak
#kecanduangadgetpadaanak
#melatihkesabaran
#melatihmotorik
#melatihkecerdasananak
 

Tidak ada komentar