Breaking News

Katedral Newcastle Diterpa Rumor "Pesta Seks", Vatikan Turun Tangan Kirim Tim Investigasi

Katedral Newcastle Saint Mary di Inggris. Foto: Istimewa/ thetimes.co.uk

WELFARE.id-Warga Inggris dihebohkan dengan dugaan "pesta seks" di Katedral Newcastle Inggris, Saint Mary. Vatikan langsung menerjunkan tim investigasi sesaat setelah rumor tersebut beredar.

Vatikan kini tengah menyelidiki rumor "pesta seks" yang diduga dilakukan selama lockdown COVID-19 tersebut. Rumor tentang adanya dugaan tindakan asusila di Katedral Newcastle menyeruak setelah Uskup Hexham dan Newcastle Robert Byrne mengundurkan diri.

Salah satu pastor mengklaim para pastor dan jemaat pernah diundang ke pesta privat tersebut di pondokan kompleks katedral itu. Sejumlah orang pun disebut menyampaikan komplain kepada mendiang Kepala Katedral Newcastle, Pastor Michael McCoy, yang mengingatkan mereka untuk menghadiri pesta ketika ada larangan berkumpul selama lockdown.

Media Inggris Sunday Times seperti dikutip dari The Guardian, Rabu (25/1/2023) melaporkan, komplain dari sejumlah sumber di keuskupan. "Sejumlah keluhan disampaikan oleh beberapa orang di dalam keuskupan setelah informasi mengenai pesta seks di salah satu tempat tinggal pastor yang mengarah ke Katedral Newcastle mengemuka," demikian laporan dari Sunday Times.

McCoy sendiri telah meninggal dunia setelah bunuh diri pada April 2021. Ia melakukan bunuh diri setelah menjalani pemeriksaan oleh kepolisian Northumbria divisi perlindungan anak dan orang dewasa, departemen kekerasan seks terhadap anak-anak.

McCoy ditunjuk sebagai Kepala Katedral Newcastle pada 2019 oleh Byrne yang kemudian mengundurkan diri setelah kabar 'pesta seks' di katedral itu. Ia menggantikan Pastor Dermott Donnelly, kakak dari presenter acara televisi Declan Donnelly.

Pastor Donnelly kemudian meninggal pada Juli 2022 setelah menderita penyakit kronis. Meski tak ada bukti bahwa Byrne menghadiri pesta tersebut, ia memilih mundur dari jabatannya pada Desember 2022.

Ia mengatakan kepada para jemaat bahwa keuskupannya telah menjadi beban yang amat berat baginya. "Kearifan saya sendiri yang membuat saya menyadari bahwa saya merasa tak mampu meneruskan pelayanan para jemaat sesuai yang diharapkan," demikian tulis Byrne dalam surat kepastoran di Katedral St Mary, Newcastle.

Byrne ditunjuk sebagai Uskup Wilayah Hexham dan Newcastle pada 2019 setelah menjadi pembantu Keuskupan Agung Birmingham dan pengawas di Oxford Oratory dari 1993 hingga 2011.

Badan Standar Perlindungan Katolik (CSSA) minggu lalu memulai audit pengamanan tak terjadwal di keuskupan. Kepala eksekutif CSSA Steve Ashley mengatakan, badan itu independen dan memiliki otonomi penuh. 

"Ruang lingkup pekerjaan penyelidikan akan mencakup setiap pelanggaran yang dilaporkan, dugaan pelanggaran, masalah perlindungan dan budaya perlindungan di keuskupan secara keseluruhan,” ujarnya. 

Keuskupan mengatakan secara sukarela merujuk dirinya ke CSSA dan Komisi Amal dan akan terus bekerja secara produktif dan cepat dengan kedua organisasi. Mereka juga memastikan untuk mencari kebenaran dan fakta kejadian, bukan dari rumor atau informasi salah. 

Keuskupan menambahkan, bahwa tetap berkomitmen penuh untuk menjaga sebagai bagian integral dari kehidupan dan pelayanan gereja. (tim redaksi)

#dugaanadanyapestaseks
#dugaanpelanggarandidalamgerejakatedralnewcastle
#dugaantindakasusila
#katedralnewcastleinggrissaintmary
#vatikan

Tidak ada komentar